TKDN Ponsel 4G Diatur, Masih Ada Produsen Kesulitan Penuhi Aturan

By | January 20, 2017

Pemerintah sudah mengumumkan besaran Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) ponsel 4G sebesar 30 persen pada tahun 2017. Pengumuman itu telah ditetapkan dalam aturan Permenperin No. 65 tahun 2016 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam (Handheld), dan Komputer Tablet.Namun kenyataannya, tidak seluruh produsen smartphone telah mencapai kadar kandungan lokal yg diwajibkan pemerintah. Masih ada produsen yg notabene telah berinvestasi tapi dianggap belum memenuhi aturan tersebut.”Tapi banyak perusahan yg masih belum bersiap sampai 30 persen. Mereka kasihan, padahal mereka telah milik pabrik dan melakukan apapun tetapi tetap belum mencapai angka itu,” ujar VP Samsung Indonesia, Lee Kang Hyun kepada awak media usai acara seminar yg diadakan oleh Indonesia Technology Forum (ITF) di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (19/1).Meski begitu, dikatakan Lee yg juga menjabat sebagai Wakil Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI), pemerintah juga sudah memberikan kelonggaran waktu untuk produsen smartphone yg belum memenuhi aturan TKDN itu.”Pemerintah pun memberikan toleransi waktu sebentar bagi mereka yg belum mencapai angka 30 persen TKDN,” katanya.Sayang dia enggan menjawab berapa produsen yg kesulitan memenuhi aturan TKDN itu. Yang jelas, katanya, ada sesuatu perusahan yg belum berinvestasi apa-apa tapi telah ditetapkan mempunyai TKDN 30 persen.”Tapi ada sesuatu perusahaan yg belum ada investasi apapun, namun udah mampu 30 persen TKDN. Itu lucu kan?” tutur Lee yg tidak menyebutkannya perusahaan yg dimaksud.Baca juga:
Samsung Galaxy S8 masuk Indonesia April mendatang
Ini bocoran perangkat terbaru Oppo di awal tahun 2017
Samsung Galaxy Note 7 masih banyak dipakai, apakah ‘aman-aman saja?’
Segera rilis tahun ini, Xiaomi Mi 6 mulai usung tiga varian


Sumber: Merdeka