Tarik Turis Myanmar, Indonesia Bisa Promosi Wisata Budaya

By | February 6, 2017

Bogor, Bongarzonefuneralhome.us – Wisata budaya di Indonesia cocok dipromosikan kepada wisatawan mancanegara yang berasal Myanmar. Turis Myanmar tertarik dengan peninggalan-peninggalan agama Buddha.

“Menurut kita kalau Indonesia mau menarik wisatawan Myanmar, dapat dari sisi religiusnya. Wisata religi karena mereka mayoritas Buddha,” kata Pelaksana Fungsi Sosial Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yangon, Yasfitha Murthias kepada KompasTravel di sela-sela Rapat Koordinasi Pariwisata Wilayah Asia Tenggara di Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/2/2017).

BACA JUGA: Manajemen Candi Borobudur Kembangkan Aplikasi buat Turis

Perempuan yg akrab dipanggil Itha ini menyebut masyarakat Myanmar sangat memahami Candi Borobudur sebagai salah sesuatu peninggalan agama Buddha. Namun, lanjutnya, masyarakat Myanmar memang cuma terpaku pada obyek wisata Candi Borobudur.

“Padahal kalian milik peninggalan Buddha di wilayah yang lain seperti Sumatera Selatan. Saya percaya di sana banyak peninggalan (sejarahnya). Itu yg mampu kalian promosikan ke mereka,” jelasnya.

BACA JUGA: Pakai Aplikasi Ponsel, Pengelola Candi Borobudur Akan Batasi Wisatawan

Selain itu, Indonesia juga dapat menarik minat masyarakat muslim di Myanmar bagi berwisata ke Indonesia. Menurut Itha, masyarakat muslim di Myanmar tahu betul bahwa mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.

“Mereka tahu bahwa Indonesia adalah negara mayoritas Islam. Di sini mereka mampu mendapatkan wisata syariah. Kita kan sedang mengembangkan wisata halal juga. Itu yg aku lihat beberapa peluang yg mampu dikembangkan bagi menarik wisatawan Myanmar buat tiba ke Indonesia,” ujar Itha.

Rapat Koordinasi Promosi Pariwisata Wilayah Asia Tenggara diikuti oleh perwakilan dinas pariwisata daerah, Kementerian Pariwisata, perwakilan Kedutaan Besar, dan Konsulat Jenderal Indonesia di wilayah Asia Tenggara. Rapat koordinasi berlangsung akan tanggal 1-3 Februari 2017.


Sumber: Travel Kompas