Segarnya Bandar Eco Park, Kolam Renang Peninggalan Kolonial

By | February 21, 2017

BATANG, Bongarzonefuneralhome.us – Mendengar kata waterboom, mugkin yg tersirat adalah kolam modern dengan berbagai wahana airnya. Namun di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, waterboom tersebut berada di daerah pegunungan yg masih asri.

Berlokasi di Jalan Bandar-Batang, Desa Wonokerto, Kecamatan Bandar, dari pusat Kabupaten Batang berjarak 17 kilometer atau sekitar 45 menit berkendaraan.

Waterboom dengan fasilitas cukup modern ini ternyata warisan kolonial Belanda. Salah sesuatu yg masih asli tanpa dipugar ialah mata air yg mengairi kolam-kolam di sini.

(BACA: Borobudur, Joglosemar, dan Wisata Halal Dipamerkan di TITF 2017)

Sumber air kolam-kolam di sini ialah mata air alami, yg berada di sisi kolam utamanya. Sejak zaman kolonial hingga sekarang, mata air yg ada dua jumlah dalam sesuatu kolam itulah yg tetap utuh dipertahankan.

“Peninggalan Belanda, cuma tinggal mata air-mata air di kolam itu saja. Kita tak berani mengubah, apalagi menebang pohonnya, takut air yg keluar dari mata air itu berhenti,” ujar Junanto, sebagai Pengelola Bandar Ecopark ketika dikunjungi KompasTravel, Senin (20/2/2017).

Selain merasakan kesegaran alami dari mata air tersebut, wisatawan juga mampu menikmati wahana dari waterboom ini. Terdapat dua seluncuran air, ember tumpah, hingga permainan buatan lainnya.

KOMPAS.COM/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Beberapa mata air yg menjadi sumber waterboom berada di sesuatu kolam, dan sampai sekarang (21/2/2017) masih utuh dipertahankan.

Kolam penting buat bermain dibuat trek seperti sungai kecil, di sana wisatawan bisa jalan menelusuri rute panjang yg sudah dibuat.

Rute seperti sungai kecil itu berkeliling kolam dengan wahana permainan anak. Untuk orang dewasa sendiri, terdapat kolam khusus dengan kedalaman beberapa meter.

(BACA: Kemenpar Lirik Potensi Desa Wisata di Jawa Tengah)

Kolam yg yaitu salah sesuatu wahana Bandar Eco Park ini berada di deretan pegunungan yg terhubung dengan dataran tinggi Dieng. Pepohonan rindang dan sejuknya udara pegunungan membuat kolam waterboom ini serasa menyatu dengan alam.

Nama Bandar Eco Park sendiri baru disematkan pada 2013 karena pembangunannya mulai ke arah wisata edukasi alam.

“Kita merencanakan pembangunan ini ke arah eco park, nanti ada wisata menanam sayur, mengolahnya, juga edukasi berbasis alam lainnya,” ujar Bambang, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, Kabupaten Batang ketika berkunjung ke Bandar Eco Park.

Bagi Anda yg ingin menuju Dieng, tidak ada salahnya mampir buat berenang atau berendam di segarnya air Bandar Eco Park.

Pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5.000. Jika wisatawan tak membawa baju renang, di sini menyewakan aneka keperluan, seperti sewa baju renang, kacamata renang, celana, ban pelampung Rp 3.000, sedangkan locker dan tikar mampu disewa sebesar Rp 4.000.


Sumber: Travel Kompas