Sebelum Membeli Kepiting, Simak Tips Ini…

By | February 28, 2017

JAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us – Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2016, kepiting, rajungan, dan lobster ketika ini diatur bagi penangkapan dan ekspor.

Oleh karena itu, ketika ini ada dua hal yg harus diperhatikan buat membeli kepiting yg mulai dikonsumsi.

Di antaranya adalah penangkapan dan/atau pengeluaran kepiting baik dalam keadaan bertelur maupun tak bertelur dan dengan ukuran lebar karapas di atas lima belas cm atau berat di atas 200 gram per ekor.

Perlu dicatat bahwa kepiting bertelur cuma bisa ditangkap dan diekspor pada tanggal 15 Desember sampai 5 Februari. Dengan kata lain, lebih dari tanggal tersebut sebenarnya kepiting telur di pasaran ilegal alias tidak sesuai dengan peraturan menteri.

(BACA: Gemar Makan Seafood, tapi Takut Alergi? Perhatikan Tips Berikut)

Selain itu ketika membeli kepiting bagi dikonsumsi ada dua hal yg mampu diperhatikan, seperti keadaan kepiting itu sendiri.

“Kalau pilih kepiting yg utama masih hidup. Itu masih fresh,” kata koki di Dapur Seafood, Rudy ketika ditemui di acara soft opening Dapur Seafood, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (25/2/2017).

Rudy yg sudah 16 tahun bekerja sebagai koki hidangan laut menyampaikan ciri yang lain kepiting yg lezat adalah tak memiliki cacat di bagian tubuhnya.

“Ibaratnya ‘koreng’ kalau pada manusia. Jadi kepiting itu bagian tertentunya, seperti capitnya dapat pecah dan dagingnya luka. Kalau dimasak, nanti bagian yg ada luka itu mulai berbau dan tidak enak dimakan,” kata Rudy.


Sumber: Travel Kompas