Pesan Gubernur Bali Terkait Liburan Raja Arab Saudi

By | February 28, 2017

DENPASAR, Bongarzonefuneralhome.us – Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui belum ada rencana investasi yg bakal dikerjakan oleh Pemerintahan Arab Saudi di Bali.

Kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Bali pun bukan dalam rangka bagi membahas investasi.

Namun demikian, Pastika menilai kunjungan Raja Salman mulai berdampak positif buat pariwisata Bali.

“Dampaknya jelas bagus untuk Bali. Di samping ke Jakarta, kan hanya ke Bali singgahnya. Nah, ini kan patut dihargai,” katanya usai acara Simakrama di Kantor Gubernur Bali, Sabtu (25/2/2017).

(BACA: Liburan Raja Arab Saudi ke Bali Bakal Berimbas buat Pariwisata)

Mengenai persiapan Pemerintah Provinsi Bali dalam menyambut kedatangan Raja Salman, Pastika mengungkapkan seluruh telah dipersiapkan.

Hal-hal yg dipersiapkan antara yang lain adalah akomodasi, keamanan, dan kepentingan-kepentingan lainnya.

“Kami telah melakukan rapat. Kunjungan Raja Salman ke Indonesia kan telah beberapa kali. Tapi singgah ke Bali ini kan tumben, jadi harus ada perhatian khusus,” ungkapnya.

BARRY KUSUMA Desa Adat Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.

Selain itu, Pastika juga meminta kepada semua masyarakat buat tak mengaitkan kunjungan keluarga Kerajaan Arab Saudi ini dengan urusan agama. Menurutnya kunjungan tersebut murni bagi berlibur.

“Agendanya cuma buat istirahat. Tidak ada urusannya dengan agama. Beliau cuma ingin istirahat. Karena tertarik dengan Bali, jadi mereka memilih istirahat di Bali,” tegas mantan Kapolda Bali ini.

(BACA: Liburan Raja Arab Saudi ke Bali Naikkan Kunjungan Turis Timteng)

Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta juga menyambut baik rencana Raja Salman bersama rombongan besarnya berlibur di Bali.

Namun ia berharap Raja Salman mampu berinvestasi buat menolong membangun fasilitas dan infrastruktur kepariwisataan Bali.

“Kedatangan Raja Salman ke Bali tentu kami mengapresiasi, menyambut positif buat mendorong kemajuan pariwisata Bali. Kita juga berharap Raja Salman tak semata-mata tiba ke Bali tapi bagaimana beliau membangun fasilitas di Bali,” ujar Sudikerta selepas Job Fair di Gor Lila Buana, Denpasar, Jumat (24/2/2017).

Sudikerta mengaku mendapat kabar bahwa Raja Salman bukan cuma mulai berlibur di Bali, tapi mulai membangun hotel di Pulau Dewata.

Jika benar, ia sangat mendukung rencana tersebut.

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Ilustrasi wisatawan

“Saya dengar, katanya Raja Salman pernah bilang Raja Brunei milik hotel di Bali, masa Raja Arab tak milik hotel di Bali. Kata-kata itu kalian sambut positif. Kita berharap beliau dapat berinvestasi berbagai bidang di Bali entah itu pembangunan infrastruktur jalan tol, entah pembangunan bandara Bali utara atau infrastruktur stadion, sepanjang kalian mampu koordinasikan dengan beliau,” ujar Sudikerta.

Raja Salman dijadwalkan datang di Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3/2017), buat melakukan kunjungan kenegaraan.

Penguasa Arab Saudi itu kemudian terbang ke Bali pada Jumat (3/3/2017) bersama sekitar 1.500 orang anggota keluarga kerajaan membawa empat pesawat Boeing 747 seri 400 dan 200, beberapa pesawat Boeing 777 dan beberapa pesawat C-130 Hercules. (Tribun Bali)

Sumber: Travel Kompas