Ngopi Nikmat Tak Mesti Di Kafe, Gerobak Keliling Juga Bisa

By | January 23, 2017

YOGYAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us – Bisnis kedai kopi yg akhir-akhir ini berkembang pesat di Yogyakarta nampaknya mengharuskan setiap individu buat membuat kreasi demi menarik minat berbagai kalangan penikmat kopi.

Kopi keliling (koling) yg dirintis oleh Donatus Dayu Pratama mungkin mampu menjadi salah sesuatu rekomendasi untuk pecinta kopi Yogyakarta.

Dayu sengaja merancang konsep kedai kopinya berbentuk gerobak kayuh agar kedai kopinya dapat menyentuh serta dinikmati seluruh kalangan.

(BACA: Tren 2017, Kedai Artisan Kopi Akan Menjamur)

“Kami ingin mengubah pandangan masyarakat bahwa kopi tak harus dinikmati di kafe-kafe, kopi juga mampu dinikmati di pinggir keramaian jalan,” ujar salah seorang barista kopi keliling, Nafid Khomsin, Sabtu (21/1/2017).

Pengunjung pun mulai disuguhi dengan berbagai jenis menu kopi yg tidak kalah dengan kafe-kafe.

Arabika, Robusta dan V60 dapat dinikmati di gerobak kopi keliling ini lengkap dengan alat V60 dan frenchpress-nya.

Soal harga para penikmat kopi tidak perlu khawatir karena harga yg dipatok sangat ramah di kantung. Hanya dengan Rp 6.000 – Rp 10.000 pengunjung telah dapat menikmati kopi di gerobak ini.

Bagi yg tak menyukai kopi tidak perlu khawatir karena di gerobak kopi ini juga tersedia cokelat dan green tea.

Pengunjung pun mulai dibuat nyaman dengan tampilan gerobak kopi ini, karena gerobak ini dikonsep dengan sistem higienis. Aliran air bersih memang disediakan di gerobak ini.

Setiap harinya 5 gerobak kopi keliling ngetem di dua titik keramaian kota Yogyakarta.

Di siang hari gerobak kopi keliling dapat ditemui di depan Bank Indonesia, Alun-Alun Utara, dan pusat oleh-oleh bakpia 25. Bila malam tiba, gerobak kopi keliling mampu dinikmati di Kawasan Tugu Jogja dan Alun-alun Kidul. (TribunJogja)


Sumber: Travel Kompas