Nasi Berenang, Bertahan 15 Tahun Dan Tetap Diburu Pelanggan

By | January 22, 2017

POLEWALI, Bongarzonefuneralhome.us – Sebuah warung makan tradisional yg menyajikan menu unik, nasi berenang, kian populer dan makin laris sejak 15 tahun terakhir menjamu pelanggannya di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Persaingan bisnis kuliner yg makin kompetitif yg ditandai dengan munculnya puluhan warung baru dan menjajakan aneka menu yg menggoda selera, tak membuat nasi berenang kehilangan pelanggan.

Rasanya yg khas dan harganya yg terjangkau dan sehat menjadikan pelanggan mereka tidak berpaling. Warung sederhana punya Rahmawati di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Pekkabata, Polewali Mandar, ini tampak tidak ada yg istimewa.

(BACA: Makanan Warna Hitam Bakal Jadi Tren Kuliner 2017)

Menu makanan dan minuman yg ditawarkan warung ini tetap bertahan sejak 15 tahun terakhir. Namun menu unik yakni nasi berenang dapat menggoda selera pelanggannya.

Nasi berenang yg mirip dengan menu soto diracik Rahmawati secara turun temurun dibuat dari campuran nasi berkuah berupa mi, daun seledri dan kacang. Menu ini dilengkapi dengan tempe goreng yg sudah diberi bumbu khas.

Bongarzonefuneralhome.us/JUNAEDI Warung Sugiwaras di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yg setia menyajikan menu unik yakni Nasi Berenang sejak 15 tahun dulu hingga kini makin laris dan makin populer di mata pelanggannya.

Warung ini cukup ramai dikunjungi pelanggan sejak pagi hingga jam istirahat kantor. Maklum pelanggannya tidak cuma masyarakat biasa tetapi juga para pegawai dari berbagai kantor di Polewali Mandar.

(BACA: Mau Icip-icip Kuliner Unggulan Desa Wisata? Datang ke Sleman)

Tak cuma harganya yg relatif murah dan terjangkau yakni Rp 12.000 per porsi, namun racikan rasa dan aroma nasi berenang yg khas dan menggoda selera membuat warung punya Rahmawati yg dirintis orang tuanya itu tidak pernah sepi pelanggan.

Pelanggan tidak cuma cuma warga kota Polewali, tetapi juga warga dan pengendara lintas provinsi seperti Makassar, Barru, Pinrang kerap mampir di warung punya Rahmawati.

Nama menu nasi berenang lahir dari penamaan pelanggan sendiri setelah melihat nasi yg mengambang dalam kuah. Karena itulah Rahmawati pun memberi nama masakannya itu dengan sebutan nasi berenang. Terbukti menu yg diperkenalkan sejak 15 tahun dulu itu hingga kini tetap laris diburu pelanggan.

“Nama menu nasi berenang itu sebutan pelanggan. Mungkin rasanya yg khas membuat mereka tertarik dan tetap menjadi pelanggan setia,” tutur Rahmawati, pemilik warung Sugiwaras.

Persaingan bisnis kuliner dua tahun terakhir tidak membuat Rahmawati kehilangan pelanggan. Hingga ini warungnya tetap ramai dikunjungi pelanggan.

Bongarzonefuneralhome.us/JUNAEDI Warung Sugiwaras di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yg setia menyajikan menu unik yakni Nasi Berenang sejak 15 tahun dulu hingga kini makin laris dan makin populer di mata pelanggannya.

Anto, pelanggan setia yang berasal Makassar, Sulawesi Selatan mengaku pelanggan setia warung Sugirawas sejak dua tahun lalu. Ia terus mampir makan siang atau makan malam di warung ini setiap kali melintas di jalur trans sulawesi.

“Rasanya memang khas dan sehat. Harganya juga cukup murah dan terjangkau,” ujar Anto.

Menurut Anto, selain harganya yg murah dan terjangkau, aroma nasi berenang begitu menggoda selera. Inilah alasan Anto tetap setia menjadi pelanggan warung Sugiwaras.

Rahmawati mengaku mengelola warungnya secara tradisional dan tidak pernah mempromosikan warungnya secara terbuka. Popularitas warung miliknya cuma mengandalkan cerita pelanggan dari mulut ke mulut.


Sumber: Travel Kompas