Musik Angklung Dan Lukis Batik Pukau Penumpang Bandara Changi

By | March 21, 2017

SINGAPURA, Bongarzonefuneralhome.us – Mulai 10 Maret-2 April 2017, budaya Indonesia tampil dalam “Wonderful Indonesia pada Discover Indonesia: an Indonesian-Themed Exhibition in Changi Airport” yg digelar di Bandara Changi, Singapura.

Budaya Indonesia memberikan nuansa baru buat bandara yg delapan kali berturut-turut menyandang sebagai bandara terbaik versi Skytrax tersebut.

“Bagi kita, juga untung. Bisa ikut promosi bagi 15 juta wisatawannya Singapura setahun, dan para penumpang transit yg melewati Changi buat dua jam saja,” tutur Menteri Pariwisata, Arief Yahya seperti dikutip dari siaran pers yg diterima KompasTravel, Senin (20/3/2017).

Asdep Pengembangan Pemasaran Mancanegara Wilayah ASEAN, Rizki Handayani, menyampaikan bahwa kegiatan yg digelar Kemenpar bekerjasama dengan KBRI Singapura dan Changi Airport Group (CAG) ini telah berlangsung sejak 2014 lalu.

“Program di Changi ini menjual two country one destination, bukan cuma berjualan Changi atau Indonesia saja,” kata dia.

BACA: Kembali, Wonderful Indonesia Juara di ITB Berlin

Pertunjukan yg ditampilkan meriah. Ada berbagai tarian nusantara, demo batik, karnaval, fashion show, dan musik sasando. Kemenpar juga mengadakan promosi suvenir dan kuliner, coffee corner, lukis batik, games, dan musik angklung.

Pengunjung tampak antusias sejak hari pertama digelar. Wisatawan yg hadir di bandara beramai-ramai melihat dan coba alat musik, salah satunya angklung. Anak-anak juga gemar melukis batik.

“Bagaimana cara memainkan alat musik ini. Bagus sekali suaranya. Boleh aku mencobanya,” ungkap Bryan (45), penumpang transit dari Belanda.

Bryan yg tiba ke lokasi Festival Wonderful Indonesia tampak terpukau oleh angklung. Dia tampak memperhatikan dengan seksama alat musik angklung. Bahkan dia juga membaca secara seksama informasi tentang musik angklung. Sementara itu, anaknya asyik melukis didampingi pihak KBRI Singapura.

BACA: Bus Wonderful Indonesia Sedot Perhatian Warga Berlin

Ketertarikan serupa juga ditunjukkan Wang Weo (35), warga Singapura yg kebetulan sedang berbelanja di supermarket yg ada di Bandara Changi. Ketika masuk Terminal 3 Bandara Changi, ia bersama istri dan anaknya mampir ke lokasi Festival Wonderful Indonesia bagi melihat berbagai destinasi yg ditawarkan Kemenpar.

”Sangat menarik dan indah,” ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana menjelaskan bahwa kegiatan ini juga berkat andil CAG Singapura.

CAG membangun lahan yg terdiri dari beberapa konsep merupakan Paviliun Indonesia dan Playground. Untuk paviliun Indonesia dengan luas 20mx20m dibangun dengan konsep arsitektur Rumah Joglo serta dilengkapi interior bagi display keterangan mengenai Indonesia. Sementara itu, area Playground seluas 10mx30m digunakan bagi area games dengan background pemandangan Gunung Bromo.


Sumber: Travel Kompas