Mie Caluek, Kuliner Wajib Coba Di Banda Aceh

By | February 2, 2017

BANDA ACEH, Bongarzonefuneralhome.us – Abu Bakar yg akrab disapa Bang Baka, pemilik warung Bang Baka di kawasan Blang Padang, Banda Aceh kelihatan menemani putranya yg sedang memasak mie caluek, Selasa (31/1/2017).

Anaknya yg bernama Putra ini tampak cekatan memasak mie. Dia mengoyang sendok di kuali besar dengan api tungku yg juga besar. Tanganya bergoyang ke kiri dan kanan. Dalam bahasa Aceh, mie caluek berarti “mie yg disendok”. Mie lidi digoreng kemudian dinikmati memakai sambal cabai merah atau bumbu pecal.

BACA JUGA: Sisa-sisa Tsunami Jadi Obyek Wisata Unggulan di Aceh

Buka sejak pukul 12.00-23.00 WIB, warung yg berada di pojokan Blang Padang Kafe itu bersiap melayani pembeli. Pengunjung dari berbagai profesi menyemut membeli mie itu. Dari pegawai negeri hingga karyawan swasta.

“Sehari aku dapat masak sampai 30 kilogram,” kata Putra, disusul oleh anggukan Bang Baka.

Bongarzonefuneralhome.us/Masriadi Sambo Putra, sedang memasak mie caluek di Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (31/1/2017)

Warung itu buka sejak enam tahun lalu. Saat itu warung Bang Baka masih menyempil di pinggir Jalan Blang Padang, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Baru beberapa tahun terakhir dia membuka warung bersama Blang Padang Kafe.

Soal harga, jangan khawatir, Bang Baka cuma mematok mie caluek dengan harga Rp 7.000 per piring.

“Banyak juga keluarga yg beli dibungkus bagi dibawa pulang ke rumah,” kata Bang Baka.

Bongarzonefuneralhome.us/Masriadi Sambo Putra, sedang memasak mie caluek di Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (31/1/2017)

Salah seorang pembeli, Teuku Fakhrizal menyebutkan rasa mie caluek itu nikmat. “Pedasnya pas, mienya juga enak,” katanya.

Nah, seandainya anda berada di ibu kota Provinsi Aceh, tidak ada salahnya mencicipi mie caluek, sembari berbincang dan menegak segelas kopi arabika. Selamat mencoba!


Sumber: Travel Kompas