Merasakan Kesegaran Alam Purworejo, Curug Benowo Tempatnya

By | February 23, 2017

PURWOREJO, Bongarzonefuneralhome.us – Kecintaan terhadap potensi desanya membuat sekelompok warga Desa Benowo bergotong royong menggali potensi wisata desanya. Salah sesuatu desa di Purworejo yg menyimpan banyak potensi wisata ini kian dipercantik di tiap titik, salah satunya Curug Benowo.

Curug Benowo berlokasi di Desa Benowo, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Dari Kota Purworejo ditempuh sekitar sesuatu jam perjalanan, juga dari Kulon Progo, Yogyakarta. Tak jauh dari Balai Desa Benowo, Anda tinggal mengikuti petunjuk jalan ke Curug Benowo.

Air terjun terbesar di desa wisata ini kian elok sejak enam bulan belakangan. Sekelompok warga yg dikomandoi Afdholudin, dari Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) mempercantik Curug Benowo agar lebih dapat dipromosikan sebagai destinasi unggulan desanya.

“Kita tata, kalian rapikan lagi, biar layak jadi destinasi Desa Wisata Benowo. Sistemnya kerja bakti tiap dua hari, dan modalnya pun dari sukarela masyarakat,” ujar Afdholudin, ketua Pokdarwis Desa Wisata Benowo, pada KompasTravel, Kamis (16/2/2017).

Saat KompasTravel berkunjung ke sana dalam acara Famtrip Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Jawa Tengah, kelihatan air terjun besar yg telah dipercantik dengan taman-taman bunga.

Tak cuma itu, lalu yg belum memiliki fasilitas kamar mandi, parkir, dan pendopo buat buat wisatawan pun kini tersedia. Di sudut lahan datar curug tersebut pun sedang dibuat bagunan baru, ternyata itu diperuntukan sebagai taman baca.

“Pokoknya kami lakukan apa yg disarankan oleh konsultan pariwisata yg dahulu berkunjung ke sini, juga saran-saran dari wisatawan, walau segala masih dikelola sukarela warga,” ujar Khalimi, pengelola obyek wisata tersebut yg juga tergabung dalam Pokdarwis Desa Benowo.

Bongarzonefuneralhome.us/Muhammad Irzal Adiakurnia Di Curug Benowo, selain dapat menikmati suasana segarnya udara di tengah desa yg masih alami, wisatawan juga dapat berfoto dengan properti alam seperti bunga-bunga aneka warna, jembatan bambu, tulisan-tulisan unik, juga diatas hammock.

Selain dapat menikmati suasana segarnya udara di tengah desa yg masih alami, wisatawan juga dapat berfoto dengan properti alam yg tidak kalah bagus dari studio. Terdapat bunga-bunga aneka warna, jembatan bambu, tulisan-tulisan unik, juga di atas hammock.

Warga juga membendung air yg turun dari atas, dengan memakai karung pasir. Sehingga terbentuk genangan air di bawah curug, diperuntukkan buat wisatawan yg ingin berendam hingga berenang. Kedalamannya cuma sekitar 70 centimeter.

Suasana alami masih sangat kental terasa di curug ini. Terdengar gemuruh air terjun dari ketinggian 30 meter, dengan debit yg cukup besar di musim hujan, diselingi sautan binatang seperti burung dan jangkrik menandakan keasriannya.

Pengelola pun cuma mengandalkan retribusi parkir Rp 2.000 dan biaya masuk secara sukarela untuk wisatawan. Rumah warga di sekitarnya, menjual menyediakan makanan tradisional seperti pisang rebus, kopi dan geblek, sebuah makanan khas Desa Benowo.

Sumber: Travel Kompas