Menyesap Kopi Bercita Rasa Tembakau Di Temanggung

By | February 20, 2017

TEMANGGUNG, Bongarzonefuneralhome.us – Selain terkenal dengan produksi tembakau premiumnya, Temanggung di Jawa Tengah juga menyimpan komoditi terbaik lainnya merupakan kopi.

Jika Anda berkunjung ke perkebunan tembakau di lereng Gunung Sindoro-Sumbing, terdapat tanaman kopi sebagai tanaman pendamping tersebut. Menurut salah sesuatu petani kopi Temanggung, Mukidi, hal tersebut yaitu fungsi konservasi yg memperbaiki kualitas tembakau.

Kopi yg ditanam di kawasan tembakau terbaik Temanggung itu ialah macam arabika. Ketinggian lereng gunug itulah yg menjadikannya cocok bagi ditanam.

BACA: Sensasi Menyeruput Kopi Berlatar Belakang Gunung Sindoro-Sumbing

Mukidi mengatakan, di Temanggung sendiri kopi memang cuma menjadi tanaman pendamping, berfungsi menahan tingkat erosi, memiliki nilai ekologi. Namun dalam jangka panjang menghasilkan nilai ekonomi.

“Jika tembakau dipadukan dengan kopi, ada sirkulasi ekonomi yg tidak mulai pernah mati di tingkat petani. Kopi bulan Mei, Juni, Juli panen, sedang tembakau seandainya musim normal, pertengahan Juli baru akan panen sampai September,” ujar Mukidi kepada KompasTravel ketika mengunjungi Rumah Kopi Mukidi miliknya, Jumat (3/2/2017).

KOMPAS.COM/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Mukidi, salah sesuatu petani kopi di Temanggung yg menginisiasi program Petani Mandiri. Dimana petani kopi belajar meroasting kopi, hingga tahap produksi bersiap minum, seperti yg ia lakukan dengan alat shypon tersebut.

Tanaman kopi hususnya arabika, terus disandingkan dengan tembakau terbaik Temanggung. Perbedaan itulah yg membuat biji kopi Temanggung mengeluarkan cita rasa unik.

“Ketika ini (Kopi Arabika Temanggung) disandingkan dengan Tembakau, aku percaya mulai muncul aroma-aroma tembakau, nah itu nanti yg mulai menjadi cirikhas tanaman kopi di Temanggung, aku berfikirnya kesitu,” tutur Mukidi.

BACA: Mengenal Lebih Dekat Berbagai Cara Pengolahan Kopi di Dunia

“Tapi yg jelas, kopi itu milik sifat menyerap aroma, jadi aroma di kopi juga ada banyak faktor, salah satunya yg paling kuat tanaman pendamping dan tanahnya,” tambahnya.

Kopi yg banyak disandingkan dengan tembakau terbaik Temanggung memang macam arabika, karena tempatnya yg cocok. Sedangkan soal rasa, ia menyampaikan banyak faktor yg menentukan. Mulai dari budidaya yg benar, paska panen yg benar, proses roasting yg benar, dan penyajian yg benar. Ia biasa menyebut rangkaian tersebut dengan ‘idealisme kopi’, dari sanalah baru terlihat hasil cita rasanya.


Sumber: Travel Kompas