Menpar Ingin Jadikan Maskapai Singapura Sebagai “Network Airlines”

By | January 21, 2017

SINGAPURA, Bongarzonefuneralhome.us – Menteri Pariwisata Arief Yahya ingin menjadikan maskapai penerbangan Scoot dan Tigerair sebagai maskapai penghubung wisatawan menuju Indonesia. Hal itu lantaran “gemuknya” rute penerbangan yg dimiliki oleh Scoot dan Tigerair.

“Dia (Scoot dan Tigerair) telah kuat market-nya ke China. Dia telah 15 penerbangan ke daerah di China. Strateginya, kalian jadikan network airlines,” kata Arief kepada KompasTravel seusai meeting dengan Scoot dan Tigerair di Bandara Internasional Changi, Singapura, Rabu (18/1/2017).

Selain itu, menurut Arief, Scoot dan Tigerair juga memiliki penerbangan ke daerah-daerah di India. Ia menyampaikan maskapai Scoot dan Tigerair memiliki hampir 50 penerbangan ke India dalam sesuatu minggu.

(BACA: Indonesia Bujuk Maskapai Asal Singapura Buka Rute Baru)

Chief Executive Officer Scoot & Tigerair Lee Lik Hsin menyampaikan pihaknya memiliki rute penerbangan ke semua negara China menuju Singapura.

Ia menyampaikan bagi maskapai Tigerair melayani penerbangan ke wilayah China bagian selatan dan maskapai Scoot ke China bagian Utara. “Scoot dan Tigerair juga melayani rute penerbangan ke semua area India. Baik di bagian utara maupun selatan India. Kita secara ekstensif melayani penerbangan ke India. Kita juga mulai merencanakan penerbangan jarak jauh dari Eropa pada tahun 2017,” kata Lee Lik Hsin.

Sebelumnya, Indonesia juga membujuk Scoot dan Tigerair bagi membuka rute penerbangan baru menuju Indonesia. Rute penerbangan yg diminta seperti menuju ke Padang, Solo, Belitung, dan Manado.

BARRY KUSUMA Pantai Tanjung Tinggi di Desa Ciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Maskapai Scoot dan Tiger Air sendiri yaitu bagian dari Singapore Airlines Group (SAG). SAG juga terdiri dari Singapore Airlines dan Silk Air.

Adapun maskapai berbiaya hemat Scoot dan Tigerair sudah melayani penerbangan dari Singapura ke tiga destinasi di Indonesia yakni Jakarta, Surabaya, dan Denpasar.

Seperti diketahui, China adalah salah sesuatu negara originasi incaran Kementerian Pariwisata. China ditargetkan mampu menyumbang wisatawan sebanyak 2.037.000 orang.


Sumber: Travel Kompas