Mengintip Prosesi Pergantian Prajurit Pura Pakualaman Yogyakarta

By | February 9, 2017

Yogyakarta, Bongarzonefuneralhome.us – Perhelatan “Atraksi Budaya dan Upacara Pergantian Bregada Jaga Pura Pakualaman” kembali digelar di Pura Pakualaman, Yogyakarta, Sabtu (4/2/2017). Acara yg diselenggarakan setiap 35 hari (mengikuti kalender Jawa) sekali ini yaitu kerjasama antara Dinas Pariwisata dan Budaya DIY dan Pura Pakualaman.

“Acara ini memang rutin diadakan Sabtu kliwon setiap bulannya. Acara yg paling aku nantikan adalah pergantian prajurit jaga di Pura Pakualaman,” tutur Rio Paulus, salah sesuatu wisatawan yg berkunjung ke Pura Pakualaman kepada KompasTravel.

Pura Pakualaman Yogyakarta memang masih menjaga tradisi upacara pergantian prajurit. Prosesi upacara ini ditandai dengan bersiapnya beberapa pasukan jaga di halaman Pura Pakualaman. Kedua pasukan tersebut adalah Prajurit Bregada Lombok Abang dan Prajurit Plangkir.

Prajurit Bregada Lombok Abang dengan seragam yg identik dengan warna merah sudah menjaga Pura Pakualaman selama 35 hari sebelumnya. Kemudian pasukan prajurit lainnya, merupakan Bregada Plangkir yg berbusana hitam dengan membawa senapan bersiap bagi bergantian jaga bagi 35 hari ke depan.

Prosesi pergantian prajurit jaga ini ditutup dengan prosesi patroli di seputar area Pura Pakualaman.

“Semoga dengan adanya prosesi budaya ini, masyarakat Indonesia khususnya di Yogyakarta makin mencintai budayanya sendiri, juga wisatawan asing dapat lebih mengenal budaya Indonesia yg beragam,” tambah Rio.

Tradisi ini menjadi salah sesuatu daya tarik baru untuk wisatawan. Selain upacara inti, terdapat pula berbagai pertunjukan seni tradisi dari dua Kabupaten di Yogyakarta seperti Pentas Jathilan, Gamelan, Lomba Panahan, dan yang lain sebagainya. Untuk ketika ini belum ada tiket retribusi bagi wisatawan yg ingin menyaksikan acara ini.


Sumber: Travel Kompas