Mengagumi Keindahan Air Terjun Paling Terkenal Di Jepang

By | January 27, 2017

BUNYI gemuruh air yg tumpah mendominasi pendengaran. Sesekali percikan air mengenai kulit. Indera penciuman dimanjakan oleh aroma khas hutan. Semuanya berpadu membawa perasaan tenang kala menikmati Air Terjun Kegon, air terjun yg paling terkenal di Jepang.

Keindahan Air Terjun Kegon yg berada di Chuzenji, sisi timur kota Nikko, Jepang, itu terekam pada awal Desember 2016 lalu.

Jarak lokasi air terjun ini berada di Taman Nasional Nikko, sekitar 10 kilometer dari pusat kota Nikko dan dapat ditempuh dengan naik mobil atau bus selama 45 menit perjalanan.

Perjalanan dari Nikko terasa nyaman. Jalan beraspal mulus dan sepi kendaraan. Jalan berkelok naik ke pegunungan itu dikelilingi oleh pohon-pohon besar yg gundul di awal musim dingin.

(BACA: Meresapi Alam Rupawan di Nikko)

Air terjun Kegon memiliki tinggi 97 meter dan lebar 7 meter. Ada beberapa tempat menarik buat menikmati keindahan air terjun ini, merupakan dari ketinggian atau dari dasar air terjun.

Untuk melihat air terjun dari tempat yg tinggi, kami mampu berjalan sedikit dari tempat parkir. Sayangnya dari sini panorama air terjun sedikit terhalang dedaunan.

Sementara bagi menikmati air terjun dari bawah pengunjung mampu memakai lift khusus yg turun sampai 100 meter. Untuk menggunakan fasilitas ini kami harus membayar 500 yen.  

Lift tersebut dibangun dalam tanah. Keluar dari lift, kami mampu melanjutkan berjalan kaki melalui terowongan. Di ujung terowongan kami dapat puas memandangi air terjun dari tiga dek yg tersedia. Derasnya air tampak jelas karena jaraknya mungkin tidak lebih dari 100 meter.

(BACA: Di Jepang, Daun Gugur Pun Jadi Tren di Media Sosial)

Sejumlah air terjun yg lebih kecil terdapat di sisi kiri-kanan dan bagian belakang air terjun penting dengan air yg berasal dari celah bebatuan.

Keunikan dari Air Terjun Kegon adalah setiap musim memiliki keindahannya sendiri. Di musim gugur misalnya, warna pepohonan yg tumbuh di bebatuan sekeliling air terjun menjadi berwarna kemerahan dan kuning.

Bongarzonefuneralhome.us/Lusia Kus Anna Terowongan menuju ke dasar Air Terjun Kegon di Nikko, Jepang.

Di musim panas, pemandangan mulai didominasi oleh warna hijau, sementara di musim dingin, air terjun mulai membeku. Tentunya suhu udara yg turun sampai minus nol derajat harus menjadi pertimbangan tersendiri ketika mulai berkunjung di musim dingin.

Nama Kegon konon diberikan oleh seorang biksu Buddha yg memberikan nama “Kegonkyo” yg berhubungan dengan agama Buddha. Sebenarnya air terjun ini terhubung dengan Danau Chuzenji, malah yaitu “pintu keluar” dari air danau.

Air terjun ini tidak hanya populer karena keindahannya, tetapi juga disebut-sebut menjadi tempat favorit buat bunuh diri.

Kasus bunuh diri pertama yg tercatat di tempat ini adalah pelajar bernama Misao yg memilih mengakhiri hidupnya di bulan Mei tahun 1903. Sejak itu telah ratusan orang yg mengikuti aksi Misao di tempat indah ini.

Untuk mencapai Air Terjun Kegon, KompasTravel memakai kereta Tobu Line dari Stasiun Akasuka Tokyo sampai ke Kinugawa Onsen dalam waktu 2 jam.

Dari sini kami mampu memakai bus Tobu yg memang memiliki rute khusus keliling tempat wisata dan situs warisan dunia di Nikko.


Sumber: Travel Kompas