Manajemen Candi Borobudur Kembangkan Aplikasi Untuk Turis

By | February 1, 2017

JAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us – Manajemen Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko mengembangkan aplikasi bagi turis yg berkunjung ke Candi Borobudur, Jawa Tengah. Aplikasi tersebut nantinya mulai menyediakan keterangan wisata di Candi Borobudur.

Kita mulai menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Orundo dari Austria. Program ini adalah teknologi paling advance yg kalian temui. Kami telah survei ke destinasi heritage di segala dunia,” kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono dalam acara jumpa pers di Jakarta, Selasa (31/1/2017).

(BACA: Untuk Orang Thailand, Candi Borobudur Itu Sangat Terkenal…)

Laki-laki yg akrab disapa Tio ini menambahkan aplikasi wisata tersebut nantinya mulai menjadi panduan wisata secara digital bagi turis. Menurutnya, pengunjung dapat mendapatkan penjelasan tentang Candi Borobudur lewat aplikasi yg tengah disiapkan itu.

“Transmitter (pemancar sinyal) mulai dipasang di Point of Interest di Candi Borobudur. Transmitter ini mulai mentransfer keterangan lewat aplikasi bagi wisatawan,” ujar Tio.

Rencananya, aplikasi ini mulai bersiap digunakan wisatawan pada awal semester beberapa tahun 2017. Setelah penandatangan MoU, pihak Orundo mulai melakukan survei teknis di Candi Borobudur terkait kebutuhan konten dan peletakan pemancar sinyal.

Bongarzonefuneralhome.us / WAHYU ADITYO PRODJO Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono dan Chief Executive Officer Orundo, Klaus Windisch menandatangani nota kesepahaman tentang pengembangan aplikasi wisata Candi Borobudur di Jakarta, Selasa (31/1/2017).

“Aplikasi ini cuma dapat dipakai saat dekat obyek (Candi Borobudur). Karena kan tujuan kita mendatangkan wisatawan. Kita mulai melibatkan ahli arkeologi, terutama balai konservasi bagi menentukan tempat transmitter. Mana spot yg mengandung cerita penting. Pemancarnya sebesar buah duku, kalau dekat alat itu, transmitternya mulai masuk ke handphone,” tambah Tio.

Aplikasi tersebut mulai memberikan penjelasan keterangan terkait relief-relief di Candi Borobudur. Tio mengharapkan aplikasi Candi Borobudur itu mulai tersedia dalam lima bahasa yakni Indonesia, Perancis, Belanda, China, dan Inggris.

Chief Executive Officer Orundo, Klas Windich menyampaikan aplikasi yg dikembangkan Candi Borobudur mulai menyediakan semua keterangan terkait atraksi wisata. Wisatawan mulai dimudahkan dengan bantuan suara.

“Hal penting di Candi Borobudur, kita telah membuat ulang sistem suara buat smartphone. Anda dapat tiba ke Candi Borobudur dan men-download aplikasi beserta konten,” kata Klas ketika berbincang dengan KompasTravel seusai acara.

KOMPAS.COM/AMIR SODIKIN Candi Borobudur

Ia menyampaikan salah sesuatu konten pada aplikasi itu adalah panduan wisata berbentuk suara. Klas menyebut wisatawan mampu mendengarkan keterangan wisata tentang Candi Borobudur lewat aplikasi.

“Misalnya, kalian telah membuat empat stasiun (pemancar) di Candi Borobudur yg memiliki keterangan berbeda. Ada keterangan teks dan gambar. Aplikasi nanti mampu di-download di Android dan iphone. Server ketika ini telah siap. Kini tinggal menyiapkan konten,” kata Klas.


Sumber: Travel Kompas