Lima Pantangan Saat Berkunjung Ke Ibu Kota Laos

By | February 10, 2017

VIENTIANE, Bongarzonefuneralhome.us – Laos bisa menjadi pilihan berwisata buat Anda pencinta destinasi anti mainstream. Selain belum terlalu ramai dengan wisatawan, negara di Asia Tenggara ini memiliki daya tarik dari tempat wisata yg sarat mulai sejarah dan budaya. 
 
KompasTravel mengunjungi Laos di acara AEC Media Fam Trip Thailand Connect, Minggu (5/2/2017). Lewat pengalaman singkat mengujungi ibu kota Laos yakni Vientiane selama kurang dari 12 jam, ada dua hal yg ternyata tidak perlu dikerjakan ketika berwisata di sana.
 
1. Jangan tukar uang dengan mata uang Laos
 
Jika perjalanan wisata yg Anda lakukan cuma di Vientiane, Anda tidak perlu repot menukar uang dengan mata uang Laos merupakan Kip.
 
Mengapa? Sebab Laos yg berbatasan segera dengan Thailand ternyata menerima Baht atau mata uang Thailand bagi transaksi. Mulai dari membeli cinderamata, membayar tiket masuk tempat wisata, sampai membayar toilet, seluruh tempat di Vientiane menerima mata uang Kip dan Baht.
 
2. Jangan makan di lokasi turis
 
Sebenarnya saran ini berlaku di kebanyakan negara, termasuk di Asia Tenggara. Hindari makan di daerah turis, terutama turis dari barat karena rata-rata restoran mulai menyesuaikan selera rasa orang barat yg lebih hambar dari orang Asia.
 
Selain itu umumnya harga makanan mulai dipatok lebih mahal. Carilah makanan khas di lokasi yg dipadati oleh masyarakat lokal, terutama di pasar tradisional.
 
Bongarzonefuneralhome.us/Silvita Agmasari Penjual tekstil di Morning Market, Vientiane.
 
3. Jangan beli patung atau jimat Buddha
 
Saat berada di Laos, patung dan jimat Buddha dijual bebas bagi cendera mata. Ada baiknya menghindari membeli benda tersebut karena selain bagi menghormati agama Buddha, patung dan jimat Buddha di Laos berasal dari Thailand. Nong Khai yg terletak di timur laut Thailand cuma berjarak 40 Km dari Vientiane.
 
4. Jangan mengharapkan gerai makanan franchise dan berlabel halal
 
Laos masih sangat sedikit menerima franchise makanan asing seperti gerai ayam goreng atau kedai kopi dari Barat. Selain itu gerai makanan dengan label halal sangat sulit ditemui di Laos. Meski begitu, tetap ada makanan yg tidak mengandung daging babi bagi dikonsumsi.
 
5. Jangan berharap hotel bintang lima
 
Belum ada hotel dengan peringkat bintang lima di Laos. Namun jangan khawatir, tetap ada hotel bintang empat yg memilikk fasilitas mewah. Kebanyakan hotel tersebut berpusat di Vientiane. 


Sumber: Travel Kompas