Lilin-lilin Imlek Dari Teluk Naga

By | January 31, 2017

TAK terasa Tahun Baru Imlek kembali dirayakan, tepatnya pada tanggal 28 Januari kemarin.

Berbagai kesibukan buat menyambut Tahun Baru Imlek 2568 telah akan terasa sebelumnya, salah satunya produksi lilin.

Di Sumber Karya, salah sesuatu tempat produksi lilin rumahan di Teluk Naga, Tangerang, Banten, sejak awal Desember para pegawai akan berjibaku dengan bahan pembuat lilin.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Mencetak lilin di Teluk Naga, Tangerang, Banten.

Mereka mencetak lilin dalam berbagai ukuran, akan dari sebesar jari kelingking hingga sebesar rangkulan beberapa orang dewasa.

Jika pada bulan-bulan biasa mereka cuma memproduksi 5 ton lilin per bulan, menjelang Imlek kali ini produksi mereka meningkat menjadi 20 ton per bulan buat memenuhi permintaan yg melonjak.

Selain bagi memenuhi kebutuhan kelenteng di Tangerang, Bekasi, dan Jakarta, lilin buatan Sumber Karya juga dikirim hingga ke Bangka dan Pontianak.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Mengangkut lilin bersiap kirim.

Harga lilin dihitung per kati. Satu kati setara dengan 0,6 kilogram. Koh Aseng, pemilik Sumber Karya, menjual lilinnya Rp 16.000 per kati.

Selain bagi kebutuhan Tahun Baru Imlek, lilin yg diproduksi di Teluk Naga ini biasanya juga buat sembahyang setiap tanggal 1 dan 15, juga buat sembahyang merayakan ulang tahun dewa. (TOTOK WIJAYANTO)

Versi cetak artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 29 Januari 2017, di halaman 28 dengan judul “Lilin-lilin Imlek dari Teluk Naga”.


Sumber: Travel Kompas