Lebih Baik Bikin E-Paspor Atau Paspor Biasa?

By | March 22, 2017

JAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us – Paspor adalah syarat mutlak untuk traveling ke luar negeri. Paspor mulai diperiksa dari bandara keberangkatan dan kedatangan. Usai diperiksa, paspor mulai dicap sebagai tanda masuk dan keluar.

Sebelum berangan-angan pergi ke luar negeri, mengurus paspor mesti Anda lakukan. Kini ada beberapa pilihan macam paspor merupakan paspor biasa dan paspor elektronik (e-paspor).

Apa bedanya? Jenis paspor manakah yg harus dipilih?

Jika Anda memilih paspor biasa, pengurusannya mampu dikerjakan di seluruh kantor imigrasi. Anda dapat pergi ke kantor imigrasi kelas sesuatu dan dua.

Bongarzonefuneralhome.us / ANDRI DONNAL PUTERA Tampak paspor elektronik yg diperlihatkan di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (23/11/2016). Ada tanda-tanda kecil yg membedakan antara paspor biasa dengan paspor elektronik, termasuk dengan ketebalan paspor yg berbeda.

Sementara bagi paspor elektronik, Anda cuma mampu pergi ke dua kantor imigrasi. Untuk ketika ini, pembuatan e-paspor cuma dilayani di Kantor Imigrasi Kelas I di Indonesia yakni DKI Jakarta, Batam dan Surabaya.

BACA: 10 Negara dengan Paspor Terkuat Tahun 2017

Dari segi kelengkapan data, e-paspor terbilang lebih lengkap dan akurat. E-paspor memiliki data biometrik yang mencakup sidik jari, juga bentuk wajah pemegang paspor yg tersimpan dalam chip dan mampu dikenali lewat pemindaian.

Data biometrik dalam e-paspor sesuai dengan standar yg dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO) dan sudah digunakan di dalam paspor berbagai negara lainnya seperti Australia, Amerika Serikat, Malaysia, Inggris, Jepang, Selandia Baru, Swedia, dan negara-negara lainnya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA E-paspor.

Chip yg tertanam di e-paspor membuat paspor sangat sulit dipalsukan, sehingga terjamin keamanannya dibandingkan pemegang paspor non-elektronik.

BACA: Negara-negara dengan Paspor Terlemah di Dunia…

Para pemegang e-paspor lebih gampang mendapatkan penyetujuan visa kunjungan lantaran mudah diverifikasi oleh negara yg didatangi.

Pemegang e-paspor dari Jakarta dan Bali tidak perlu lagi mengantre di pintu pemeriksaan imigrasi. Anda dapat segera menuju autogate untuk memindai e-paspor sebelum masuk ke boarding gate

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016).

Biaya pembuatan e-paspor lebih mahal dibanding paspor biasa. Biaya pembuatan e-paspor sebesar Rp 655.000 dan paspor biasa sebesar 355.000.

BACA: Catat, Beberapa Kantor Imigrasi bagi Membuat E-paspor

Perbedaan biaya pembuatan itu karena adanya sistem chip di e-paspor. Penyimpanan e-paspor juga harus lebih seksama agar paspor tetap dapat digunakan.

Kesempatan bagi mendapatkan bebas visa untuk pemegang e-paspor juga terbuka lebar. Salah sesuatu negara yg menawarkan fasilitas bebas visa untuk pemegang e-paspor adalah Jepang.


Sumber: Travel Kompas