Landasan Pacu Bandara Banyuwangi Diperkuat

By | March 2, 2017

BANYUWANGI, KOMPAS — Landasan pacu Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, mulai diperkuat agar mampu melayani penerbangan dengan pesawat yg berukuran lebih besar. Perkuatan landasan pacu itu mulai dimulai Maret 2017 dan selesai April 2017.

“Kami mulai melapisi landasan pacu (runway) setebal 5 sentimeter. Dengan penambahan ketebalan tersebut, diharapkan batas kekuatan landasan mampu mencapai 40 pavement classification number (PCN),” kata Kepala Bandara Blimbingsari Dodi Dharma Cahyadi di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Selasa (28/2/2017).

Dodi mengatakan, proyek penguatan landasan sudah ditender dan didapatkan pemenangnya meski pekerjaan belum mampu dimulai karena masih dalam masa sanggah.

Dodi menjelaskan, batas kekuatan landasan pacu Bandara Blimbingsari cuma 27 PCN. Dengan kekuatan 27 PCN, ketika ini Bandara Blimbingsari cuma bisa melayani pesawat macam ATR 72-600 dengan kapasitas 70-an penumpang.

(BACA: Banyuwangi Festival 2017, dari Pecel Pitik sampai Batik)

Dengan ditingkatkannya kekuatan landasan pacu menjadi 40 PCN, Bandara Blimbingsari mampu melayani penerbangan pesawat Boeing 737-600 dengan kapasitas 130-an penumpang.

Bandara Blimbingsari, menurut Dodi, memiliki landasan pacu sepanjang 2.250 meter. Namun, cuma landasan sepanjang 1.800 meter yg difungsikan sebagai landas pacu.

“Nantinya, landasan pacu mulai diperlebar hingga 45 meter dengan kekuatan hingga 56 PCN agar bisa melayani pesawat Boeing 737-800. Tetapi, itu rencana jangka panjang. Tahun ini kalian fokus pada penebalan landasan terlebih dahulu,” katanya.

(BACA: Wisata Semakin Hemat di Banyuwangi, Kini Tersedia 350 Homestay)

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi Kusyadi mengatakan, selain penebalan landasan pacu, terminal Bandara Blimbingsari juga selalu dibangun.

“Semula terminal Bandara Blimbingsari cuma menampung 50-100 orang. Nantinya, terminal yg baru mampu menampung hingga 300 orang,” ujarnya.

Kusyadi mengatakan, peningkatan daya tampung terminal dan penebalan landasan diharapkan meningkatkan jumlah penumpang. Tahun 2017, ditargetkan jumlah penumpang dari Blimbingsari mampu mencapai 250.000 per tahun.

“Tahun 2011, jumlah penumpang cuma 7.826 orang per tahun. Kemudian, tahun 2016 mencapai 112.661 penumpang per tahun,” ujar Kusyadi.

Kini, penerbangan dari dan menuju Banyuwangi cuma dilayani tiga penerbangan dari maskapai Garuda Indonesia dan Wings Air. Ketiga penerbangan tersebut melayani rute Surabaya-Banyuwangi pergi-pulang. (GER)

Versi cetak artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 1 Maret 2017, di halaman 22 dengan judul “Landasan Pacu Bandara Banyuwangi Diperkuat”.


Sumber: Travel Kompas