Ketika Realita Kehidupan Diangkat Ke Komik Digital

By | January 27, 2017

LINE Indonesia, sebagai smart portal dan melalui misinya ‘Mendekatkan Jarak’ turut mendukung hasil kreativitas talenta lokal melalui LINE CREATIVATE 2016, ajang kompetisi kreatif terbesar di Indonesia. Setelah berhasil menjaring lebih dari 15.000 partisipan dalam kompetisi LINE WEBTOON (komik digital), LINE Stiker (ilustrasi stiker), dan LINE Game Developer,kini LINE Indonesia launching karya para pemenang Kompetisi LINE WEBTOON yg berjudul “Pak Guru Inyong” karya Anggoro Ihank – juara pertama, “Sekar x Popular” karya Roket Kertas – juara ketiga, dan “Lucunya Hidup Ini” karya Bang Gaber, salah sesuatu dari 7 besar finalis di kompetisi.”Animo para kreator Indonesia terhadap kompetisi Webtoon di LINE CREATIVATE 2016 meningkat cukup tinggi. Tahun 2015 kita cuma memiliki sekitar 800 peserta kompetisi LINE WEBTOON, namun di tahun 2016 jumlah tersebut meningkat signifikan menjadi 6.000 peserta. Bulan ini LINE WEBTOON menerbitkan tiga pemenang kompetisi yg memberikan cerita unik dan berbeda sesuatu sama yang lain untuk para pembacanya. Kami senang bisa mendukung kreator Webtoon buat selalu berkarya dan ikut berkontribusi dalam membangkitkan iklim komik Indonesia,” ujar Ghina Fianny, Manager LINE WEBTOON Indonesia.Kumpulan webtoon ini mengambil tema ‘slice of life’ yg menceritakan kehidupan sehari-hari yg melekat di kehidupan masyarakat Indonesia. Webtoon hasil karya Anggoro Ihank dengan judul “Pak Guru Inyong” mengisahkan drama komedi seorang guru honorer bernama Pak Inyong. Menjadi guru honorer bukanlah pekerjaan yg gampang dilakukan, dengan seluruh keterbatasan yg ada, Pak Inyong tetap menjalani kewajibannya dengan berbagai cerita lucu bersama murid muridnya. Webtoon ini telah bisa dinikmati pembaca sejak 11 Januari 2017, terbit di hari Rabu dan Kamis setiap minggunya dan sudah mendapatkan 141,5K subscribers sampai ketika ini.“Pak Guru Inyong terinspirasi dari pengalaman teman-teman dan keluarga aku yg berprofesi sebagai guru honorer. Komik tersebut menceritakan tentang lika-liku kehidupan seoarang guru honorer yg dibawakan dengan nuansa drama dan komedi. Saya harap para pembaca LINE WEBTOON bisa terhibur dan terinspirasi dari cerita yg ada di komik ini”, ujar Anggoro Ihank, Juara 1 Kompetisi LINE WEBTOON di LINE CREATIVATE 2016.Selain “Pak Guru Inyong”, webtoon hasil karya tim Roket Kertas dengan judul “Sekar x Populer” juga sudah diterbitkan sejak 9 Januari 2017 dan telah mendapatkan 194,623 likes. “Sekar x Populer” mengisahkan seorang gadis SMA yg berpenampilan culun dan menyukai kakak kelasnya. Sekar selalu berusaha mengupayakan berbagai cara buat bisa menarik perhatian gebetannya, namun terus berakhir konyol. Komik dengan nuansa drama ini terbit setiap minggunya di hari Senin dan Selasa.”Lewat ‘Sekar x Populer’, kalian mengangkat kisah mengenai kehidupan SMA yg sangat dekat dengan kehidupan kalian serta para pembaca LINE Webtoon Indonesia, yg dominan berada di kalangan remaja. Semua orang pasti pernah merasakan kisah cinta monyet semasa SMA dan sangat lucu apabila dikenang kembali,” ujar El Nareswara salah sesuatu kreator ‘Sekar x Populer’.Sedangkan buat webtoon dengan judul “Lucunya Hidup Ini” karya Bang Gaber alias Rizal Fahmi, salah sesuatu dari 7 besar finalis di kompetisi LINE WEBTOON 2016 ini mengangkat cerita yg mengkritisi perilaku perilaku ‘lucu’ di masyarakat. Dalam komik ini, terdapat pesan moral yg menggelitik dan menantang pola pikir pembacanya mengenai hal kecil di kehidupan seharihari yg dituangkan dengan sudut pandang berbeda. Komik ini telah mampu dinikmati pembaca LINE WEBTOON sejak tanggal 13 Januari 2017 dan tayang setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.”Cerita ini aku ambil dari kisah nyata yg ada di sekitar aku sendiri dan membungkusnya ke dalam komik nuansa komedi yg tujuannya buat mengkritisi hal hal kecil yg terjadi di tengah masyarakat. Sejak mengikuti kompetisi LINE WEBTOON, aku jadi terpacu bagi lebih banyak berkarya lagi dan menjadikan lomba seperti ini sebagai tantangan buat diri aku sendiri, sejauh mana kalian dapat berkarya bukan bagi mengejar kemenangan”, tambah Bang Gaber.Baca juga:
Seram, ini 8 makhluk hidup yg berhasil ditelan mentah oleh hiu
Berhasil ditepis sains, ini 6 mitos sesat yg dipercaya orang purba


Sumber: Merdeka