Kelebihan Bagasi Saat Naik Kereta? Ini Tarifnya..

By | March 24, 2017

JAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us – Setiap moda transportasi milik aturan terkait bagasi penumpang. PT. Kereta Api Indonesia menerapkan kebijakan membawa bagasi dengan berat maksimum buat tiap penumpang 20 kg bagi dibawa ke dalam kereta api.

Untuk volume maksimum bagasi diperbolehkan 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm), serta sebanyak-banyaknya terdiri dari 4 koli (item Bagasi) tanpa dikenakan bea tambahan.

Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Suprapto menyampaikan setiap bagasi penumpang nantinya mulai diperiksa di pintu pemeriksaan boarding pass stasiun. Pemeriksaan mulai dikerjakan oleh petugas stasiun.

“Untuk kelebihan bagasi cuma diperkenankan khusus dari 20 sampai 40 kilogram,” kata Suprapto ketika dihubungi KompasTravel, Kamis (23/3/2017).

Bongarzonefuneralhome.us / GARRY ANDREW LOTULUNG Pemudik masuk ke dalam kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (4/7/2016). Warga pendatang di Jakarta akan mudik ke kampung halaman dengan memakai kereta api ke sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Jika kelebihan bagasi, penumpang mulai diarahkan ke meja khusus pelayanan bagasi. Suprapto menyampaikan petugas meja pelayanan bagasi mulai menghitung kelebihan berat bagasi.

Setiap kelebihan bagasi mulai dikenakan biaya tambahan yg disesuaikan kelebihan berat dan kelas kereta api yg digunakan. Pihak KAI juga menawarkan kompensasi kelebihan bagasi dengan membeli tempat duduk ekstra.

Jika Anda naik kereta api kelas eksekutif, tarif atas kelebihan berat bagasi mulai dihitung Rp 10.000 per kilogram. Sementara, buat kelas bisnis atau ekonomi komersial dikenakan Rp 6.000 per kilogram dan ekonomi non komersial Rp 2.000 per kilogram.

Nursita Sari Penumpang menunggu keberangkatan kereta api dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (26/12/2016).

Sebelum pergi menuju stasiun, Anda dapat mengukur dan menimbang bagasi yg mulai dibawa. Pada ketika reservasi tiket tambahan buat bagasi, Anda mampu mengisi kolom nama penumpang dan pada kolom identitas bagi tambahan bagasi.

Suprapto menyampaikan pengaturan bagasi tersebut demi kenyamanan dan ketertiban di dalam kereta api. Hal itu lantaran kereta api adalah fasilitas transportasi publik.

“Kita bayangkan, tak kami batasi bagasi bakal mengganggu penumpang lain. Patokannya itu rak yg di atas. Tidak boleh di samping kursi karena mengganggu dulu lintas di dalam kereta. Di kolong juga tak boleh. Kami harapkan penumpang mematuhi aturan bagasi,” kata Suprapto.

Jika penumpang kelebihan bagasi sesuai ketentuan di dalam kereta dan tidak memiliki surat bagasi, maka dapat terkena tambahan biaya. Adapun biaya yg dikenakan adalah Rp 50.000 per lima kilogram bagi kelas eksekutif, Rp 30.000 per lima kilogram buat kelas bisnis/ekonomi komersial, dan Rp 15.000 per lima kilogram buat kelas ekonomi non komersial.


Sumber: Travel Kompas