Gara-gara Kebijakan Trump, CEO Google Tarik Karyawan Balik Ke AS

By | January 30, 2017

Perusahaan-perusahaan teknologi yg berbasis di Silicon Valley, Amerika Serikat, tengah fokus terhadap kebijakan yg dibuat oleh Presiden Donald Trump. Kebijakan presiden baru Amerika itu melarang masuknya imigran dari negara-negara mayoritas muslim. Google salah sesuatu perusahaan yg kini tengah fokus pada kebijikan itu.Seperti dilaporkan CNet dan Fortune, pada Jumat dulu Google melaporkan lebih dari 100 karyawannya yg tengah berpergian ke luar negeri ditarik kembali ke Amerika Serikat mengingat penerapan kebijakan Trump.”Ini sangat menyakitkan melihat ongkos pribadi akibat perintah eksekutif untuk kolega kami,” kata dia dalam sebuah memo internal Google.Sebagaimana diketahui, Presiden Trump memutuskan larangan 90 hari pada orang-orang dari negara mayoritas muslim seperti Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman buat memasuki Amerika Serikat. Kebijakan ini dimaksudkan buat melindungi warga dari terorisme.”Kami khawatir mengenai dampak dari permintaan aturan ini dan proposal yang lain yg berpotensi pembatasan karyawan Google beserta keluarga mereka atau yg menciptakan hambatan buat membawa talent ke Amerika Serikat,” jelas dia.Baca juga:
Ini smartphone yg dipakai oleh Presiden Trump, sungguh tidak aman!
Saat CEO Apple kirim email ke karyawan soal kebijakan Trump
4 Fakta planet ‘kaya air’ yg paling dekat dan mirip dengan bumi!
4 Fakta yg buktikan bahwa manusia adalah alien berasal dari Mars
6 Fakta memilukan Laika, anjing pertama yg pergi ke antariksa


Sumber: Merdeka