Ex Kapolri Jadi Komisaris, Grab Yakin Aksi Penolakan Bisa Diatasi

By | January 30, 2017

Grab sudah menunjuk mantan Kapolri Jenderal (Purn) Polisi Badrodin Haiti menjadi Komisaris Utama Grab Indonesia.Dengan bergabungnya dia duduk sebagai penasihat dan pengawas direksi Grab Indonesia, Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, meyakini bahwa Grab dapat memecahkan masalah lokal yg ada ketika ini. Maklum di dua daerah masih ada resistensi terkait kehadiran transportasi berbasis online.”Tentu, bimbingan beliau mulai sangat berharga untuk Grab seiring dengan inovasi kita guna memecahkan permasalahan lokal dan mengarungi area regulasi Indonesia,” jelas dia kepada Merdeka.com melalui pesan singkat, Senin (30/1).Secara tidak langsung, Ridzki mengatakan seandainya kehadiran lulusan Akademi Kepolisian (AKPOL) tahun 1982 ini, diyakininya bisa turut menumbuhkan bisnis Grab Indonesia.”Dengan bimbingan dari Pak Badrodin, kalian berharap Grab mampu selalu tumbuh dan berkembang. Beliau memberikan petunjuk praktis mengenai regulasi manajemen dulu lintas dan manajemen organisasi-organisasi besar di berbagai daerah di Indonesia berdasarkan pengalaman beliau,” jelasnya.Indonesia yaitu pasar terbesar Grab di Asia Tenggara. Grab mulai selalu berekspansi ke kota-kota lainnya di Indonesia, meningkatkan layanan transportasinya, dan berinvestasi dalam layanan GrabPay sebagai platform pembayaran mobile.Sejak diluncurkan pada 2012, Grab sudah berevolusi dari aplikasi pemesanan taksi sederhana menjadi aplikasi pemesanan transportasi darat terbesar di Asia Tenggara. Kini, Grab memiliki 580.000 mitra pengemudi aktif dalam jaringannya dan sudah diunduh di 30 juta perangkat.Baca juga:
4 Konsep iPhone 8 terbaru yg bikin Apple fanboy melotot!
Ini smartphone yg dipakai oleh Presiden Trump, sungguh tidak aman!
Moto luncurkan beberapa produk baru, bersiap ramaikan pasar smartphone
Ini 2 penyebab penting baterai Samsung Galaxy Note 7 rentan terbakar!
4 Fakta temuan revolusioner baterai smartphone dengan ‘pemadam api’


Sumber: Merdeka