Destinasi Seperti Apa Yang Cocok Untuk Turis Muda Thailand?

By | February 4, 2017

Bogor, Bongarzonefuneralhome.us – Turis muda yang berasal Thailand kini gemar berwisata ke luar negeri. Hampir 60 persen turis Thailand yg pergi adalah generasi muda. Hal itu disampaikan Konselor Menteri Bidang Informasi dan Hubungan Sosial Budaya Kedutaan Besar Indonesia di Bangkok, Dodo Sudrajat.

Lalu apa yg mampu ditawarkan Indonesia kepada turis muda Thailand agar mau tiba ke Indonesia? Dodo mengatakan, setidaknya ada tiga destinasi wisata penting di Indonesia yg dapat ditawarkan bagi turis muda yang berasal Thailand.

Dodo menyebutkan Candi Borobudur di Jawa Tengah, Gunung Bromo di Jawa Timur, dan Bali.

“Pertama, Candi Borobudur. Karena Borobudur candi Buddha terbesar. Kan masyarakat Thailand umumnya Buddha,” kata Dodo kepada KompasTravel di sela-sela acara Rapat Koordinasi Promosi Pariwisata Wilayah Asia Tenggara di Bogor, Rabu (1/2/2017).

BACA JUGA: Turis Asal Thailand Didominasi Anak Muda

Sementara, lanjut Dodo, Gunung Bromo di Jawa Timur menarik untuk turis muda Thailand lantaran status gunung berapi.

“Mereka ingin tahu, karena di Thailand tak ada gunung berapi,” jelasnya.

Untuk Bali, Dodo menyebut keindahan alam dan wisata pada malam hari mampu menarik turis muda Thailand. Bali milik kafe-kafe yg dapat dikunjungi oleh turis muda Thailand.

“Selain keindahan, Bali juga menawarkan gaya hidup dan ada kafe-kafe yg enak, kehidupan malamnya. Ada kafe-kafe yg nyaman sambil minum kopi dan bercengkerama dengan sesama turis generasi muda dari negara lain,” jelasnya.

BACA JUGA: Mencontek Strategi Thailand Kembangkan Pariwisata

Pada ASEAN Tourism Forum 2017 di Singapura, kepada KompasTravel, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Kobkarn Wattanavrangkul mengatakan, turis muda Thailand juga menyukai wisata religi.

Salah satunya, mereka ingin mengunjungi Candi Borobudur. Rapat Koordinasi Promosi Pariwisata Wilayah Asia Tenggara diikuti oleh perwakilan dinas pariwisata daerah, Kementerian Pariwisata, perwakilan Kedutaan Besar, dan Konsulat Jenderal Indonesia di wilayah Asia Tenggara. Rapat koordinasi itu berlangsung akan tanggal 1-3 Februari 2017.


Sumber: Travel Kompas