Dedi: Air Mancur Sri Baduga Terwujud Karena Diilhami Jokowi

By | February 22, 2017

Purwakarta, Bongarzonefuneralhome.us – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menegaskan pembangunan Air Mancur Sri Baduga sejak 2014 hingga kini diilhami semangat kerja Presiden Joko Widodo. Ia menyebut, semula air mancur ini bagian dari ketidakmungkinan.

“Air Mancur Sri Baduga ini jadi mungkin karena dibarengi ikhtiar dan konsisten kerja, kerja, kerja. Seperti apa yg dikatakan Presiden Joko Widodo,” ujar Dedi di sela peresmian air mancur Sri Baduga Tahap III oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya di Purwakarta, Sabtu (18/2/2017).

Pada peresmian itu, puluhan ribu warga berjubel di kawasan itu buat menyaksikan pertunjukan selama 30 menit tersebut.

Menurut Dedi, fenomena ini terbilang hal baru untuk warga. Apalagi, selama ini Purwakarta nyaris jadi kota “mati” setelah dibangun Tol Cipularang.

(BACA: Menpar: Air Mancur Purwakarta, Keren…)

Ia menjawab anggapan pemborosan anggaran membangun air mancur sejak 2014 hingga ketika ini yg menghabiskan sekitar Rp 51 miliar.

“Bagi aku tidak. Di sini ada lebih dari 500 hingga 1.000 pedagang yg buka setiap malam Minggu menjual berbagai jenis kuliner. Mereka dalam sesuatu malam jualan di sekitar Situ Buleud mendapat keuntungan paling sedikit Rp 2 juta ketika pertunjukan air mancur, dahulu kalikan saja 1.000 pedagang, hasilnya Rp 2 miliar dalam sesuatu malam,” katanya.

KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA Air mancur menari di Taman Air Mancur Sri Baduga sudah diresmikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Sabtu (18/2/2017).

Menurut Dedi, penamaan air mancur Sri Baduga tak lepas dari sejarah panjang sosok panutan untuk peradaban masyarakat Sunda.

Menurutnya, ada seorang raja sekitar 1.500 tahun yg dahulu bernama Prabu Siliwangi atau nama lainnya Sri Baduga, Ki Pamanah Rasa, Ratu Haji Jaya Dewata.

(BACA: Mbah Jawer… Kampung Air Cantik di Purwakarta)

Kenapa air? Karena, alasan Dedi, air memiliki makna utama untuk masyarakat Sunda. Itu kenapa banyak daerah di Jabar dan DKI Jakarta banyak ditemukan istilah “cai” atau air.

Selanjutnya, lanjut Dedi, bagaimana menata kelola air secara baik sehingga dapat bermanfaat. Ia mencontohkan air di Bendungan Ir H Juanda bermanfaat hingga segala Jabar bahkan DKI Jakarta.

“Situ Buleud adalah danau di tengah kota. Kami bangun tamannya, kalian kelola airnya dengan membangun air mancur, dipadukan tarian semburan airnya, dipadukan dengan warna, dengan musik sehingga ini memiliki nilai keindahan dan orang menyukainya,” kata Dedi.

KEMENPAR/BIRO KOMUNIKASI PUBLIK Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meresmikan Air Mancur Taman Sri Baduga Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (18/2/2017).

Selain itu, ia ingin membuktikan bahwa Purwakarta, kota kecil, dapat menciptakan bentuk kreativitas yg mampu menyaingi negara lain, seperti air mancur di Singapura bahkan di Dubai.

Renovasi tahap III ini menghadirkan tempat duduk berbentuk tribun mini. Tribun pertama tepat di pinggiran danau dan sesuatu lagi berada di trek joging di area situ.

Selain itu tidak mengurangi aqua screen di tengah situ hingga berjumlah tiga. Lalu sesuatu lagi terowongn air. (Tribun Jabar/men)

Sumber: Travel Kompas