Catat! Tips Agar Tak Ditipu Biro Perjalanan Umrah Dan Haji

By | January 26, 2017

JAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us – Tingginya minat umrah dan haji masyarakat Indonesia menjadi pemicu banyaknya penipuan oleh biro perjalanan. Ada biro perjalanan yg mengiming-imingi wisatawan dengan umrah harga murah, hingga jaminan berangkat haji.

Hal itu tentu merugikan calon jemaah umrah yg ingin beribadah di Mekkah dan Madinah. Lalu apa saja yg perlu diperhatikan oleh calon jemaah umrah sebelum berangkat agar tidak tertipu oleh biro perjalanan?

Bendahara Umum Asosiasi Umrah dan Haji Kementerian Agama, Ali Umasugi, berbagi dua tips bagi calon jemaah umrah agar tidak tertipu. Salah sesuatu hal yg mesti diperhatikan adalah legalitas biro perjalanan.

“Ketika (calon jemaah) mau daftar, kita kasih legalitasnya. Bisa cek di www.haji-kemenag.go.id,” jelas Ali kepada KompasTravel seusai acara Peluncuran Asosiasi Umrah dan Haji PRATAMA di Jakarta, Senin (23/1/2017).

BACA JUGA: Citilink Kembali Layani Penerbangan Umrah Jakarta-Jeddah

Dalam situs Kementerian Agama, calon jemaah mampu mengecek legalitas biro perjalanan yg menyediakan haji dan umrah. Jika biro perjalanan tidak muncul pada situs Kementerian Agama, berarti mereka tidak memiliki izin.

“Pastikan (jadwal) penerbangannya. Itu mesti PP (pergi pulang) ya, penginapannya, dan transportasi (selama umrah dan haji),” lanjut Ali.

Salah sesuatu masalah penipuan calon jemaah umrah dan haji yg lumrah terjadi adalah tidak disediakannya tiket pulang ke Tanah Air. Selain itu, ada pula penelantaran jemaah umrah dan haji di tanah suci.

Ali menambahkan, rekomendasi biro perjalanan yg terpercaya juga mampu didapat dari keluarga yg sudah berangkat umrah atau haji.

“Lihat dahulu (biro perjalanannya), telah pernah gagal belum berangkatkan jemaah. Dari sana itu mampu lihat reputasinya,” tambahnya.

BACA JUGA: Umrah Sekaligus Wisata ke Turki, Paket yg Digemari Turis Indonesia

Ali juga menyarankan agar para calon jemaah lebih selektif dalam menyaring iming-iming iklan yg mengatasnamakan pemuka agama. Jika ada pemuka agama yg menawarkan paket umrah dengan harga yg murah seperti Rp 9 juta, calon jemaah harus lebih mengkritik tawaran itu.

PRATAMA adalah asosiasi umrah haji yg diakui pemerintah melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Travel Umrah dan Haji No. AHU-0081514.AH.01.07 Tahun 2016 tanggal 27 Desember 2016.

PRATAMA mewadahi para pelaku industri jasa umrah, haji, wisata, dan unsur terentitas seperti lembaga keuangan, asuransi, koperasi, hotel, penerbangan, katering, dan transportasi darat. Kehadiran PRATAMA yaitu pelengkap dari perkumpulan haji dan umrah yg telah terbentuk lama di Indonesia.


Sumber: Travel Kompas