“Car Free Night” Malioboro Bakal Jadi Daya Tarik Baru Wisatawan

By | January 20, 2017

YOGYAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us — Kejelasan waktu car free night masih menjadi misteri. Walau demikian, banyak pihak yg menyambut baik wacana tersebut, sesuatu di antaranya adalah Kepala Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, Aris Riyanta.

Menurut Aris, keberadaan car free night nantinya mulai dimanfaatkan oleh pihaknya buat tidak mengurangi ruang berkesenian di jalanan Malioboro.

Tak cuma itu, melalui aksi jalanan tersebut pula, pihaknya berupaya mengedukasi masyarakat serta wisatawan agar menikmati fasilitas di area pedestrian Malioboro dengan bijak.

“Proses ke depan, kalian berupaya memberikan penyadaran dengan melibatkan stakeholder yg ada. Artinya, kalian setuju dengan adanya car free night karena ada kesempatan dan tempat bagi berekspresi, baik itu seni budaya maupun atraksi,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Kepatihan.

(BACA: Bersama Merawat Malioboro)

Aris mengakui bahwa tak segala pengguna area pedestrian Malioboro sadar buat menjaga kebersihan di sana.

“Memang masyarakat masih perlu disadarkan bagi membuang sampah pada tempat yg disediakan, baik itu puntung rokok maupun plastik makanan. Ini mengedukasi ke masyarakat. Mari kami pelihara aset yg ada di area pedestrian ataupun seluruh yg melekat di sana,” katanya.

Sebelumnya diketahui bahwa dua street furniture di area pedestrian Malioboro, yg berupa kursi kayu, menjadi sasaran tangan jahil. Sejumlah coretan kelihatan di kursi yg berada di depan Toko Bucheri.

Satu di antara Manajer Proyek Revitalisasi Malioboro, Eri Purnomo, menjelaskan bahwa menghilangkan noda coretan tersebut bukan dengan cat, melainkan melapisinya dengan teak oil.

“Cara perbaikannya nanti itu kita amplas sampai tidak berbekas, dulu selanjutnya dilapisi teak oil ulang,” ucapnya. (TribunJogja)


Sumber: Travel Kompas