Berwisata Buah Di Kampung Lapak Durian Binuang

By | February 13, 2017

POLEWALI, Bongarzonefuneralhome.us – Musim buah durian membuat Kecamatan Binuang sebagai ikon penghasil buah-buahan di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kembali mendadak populer dan ramai dikunjungi wisatawan.

Aneka buah-buahan dijajakan secara tradisional di depan rumah warga. Kecamatan Binuang terkenal dengan lapak buah terpanjang yg membentang dari Desa Rea, Desa Kanang hingga Desa Silopo, perbatasan Kabupaten Polewali Mandar (Sulbar) dan Kabupaten Pinrang (Sulsel).

Di sepanjang jalur lintas barat Sulawesi ini wisatawan bebas memilih buah durian yg dijajakan oleh ratusan lapak dengan harga terjangkau dan tentu saja rasa buah durian yg khas.

Para pedagang di sepanjang jalur trans sulawesi ini buka 24 jam buat melayani wisatawan yg tiba mencicipi aneka buah yg dijajakan.

Bongarzonefuneralhome.us/JUNAEDI Kawasan wisata buah di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat terkenal dengan lapak buah terpanjang di dunia yg membentang belasan kilometer dari Desa Rea, Kanang hingga Desa Silopo, perbatasan Polewali Mandar (Sulbar) dan Kabupaten Pinrang (Sulsel).

Pembeli umumnya adalah wisatawan yg sengaja tiba buat menikmati aneka buah di kawasan ini, tidak terkecuali para pengendara yg melintas di jalur ini.

Pengendara yg lelah dalam perjalanan di jalur trans sulawesi akan dari Makassar hingga Palu (Sulawesi Tengah) kerap mampir selain buat melepas lelah juga buat menikmati aneka buah yg dijajakan warga.

Yang menarik, wisatawan tidak perlu ragu membeli buah, sebab seandainya ditemukan ada buah yg rusak atau busuk mampu segera diganti dengan buah durian yg lebih baik tanpa harus tidak mengurangi ongkos.

Indah, salah sesuatu penikmat durian mengaku rasa khas durian di lokasi ini sangat enak dan legit. Indah bahkan mengajak sejumlah rekannya menikmati legitnya buah durian khas Mandar di lokasi ini.

“Rasanya enak, legit dan beda dari durian yg biasanya aku cicipi,” katanya.

Bongarzonefuneralhome.us/JUNAEDI Kawasan wisata buah di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat terkenal dengan lapak buah terpanjang di dunia yg membentang belasan kilometer dari Desa Rea, Kanang hingga Desa Silopo, perbatasan Polewali Mandar (Sulbar) dan Kabupaten Pinrang (Sulsel).

Ratna, salah sesuatu pedagang durian menuturkan, kawasan lapak ini paling ramai pada hari libur nasional dan liburan akhir pekan.

Ia mengaku sejak lalu Kecamatan Binuang terkenal sebagai sentra penghasil buah durian dan buah-buahan lainnya seperti rambutan.

Harga durian bervariasi, akan dari Rp 20.000 hingga Rp 50.000 per buah, tergantung macam durian dan ukuran besarnya.

Karena harganya relatif murah, tidak jarang pembeli segera memborong buah durian buat dibawa pulang ke rumah atau oleh-oleh bagi teman dan sahabat.


Sumber: Travel Kompas