Benarkah Sup Sirip Ikan Hiu Bermanfaat Bagi Tubuh?

By | January 27, 2017

JAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us – Kuliner sirip ikan hiu selama ini banyak dipercaya bermanfaat bagi manusia. Kepala Studi dan Penelitian Budaya Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia, Aji “Chen” Bromokusumo sempat melontarkan hal tersebut.

Ia menyebutkan manfaat kuliner sirip hiu dipercaya sebagai menghaluskan kulit, meningkatkan kemampuan seksual, tidak mengurangi energi, mencegah penyakit hati, dan mengurangi kolesterol. Namun, menurutnya fakta tidak demikian.

“Setahu saya ini cuma mitos. Hal-hal ini yg digembor-gemborkan. Kuliner ini kan termasuk budaya eksotis,” kata Chen dalam acara Diskusi Terbuka “Menghilangkan Hiu dari Menu” di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

(BACA: Saat Imlek, Mengapa Tak Perlu Makan Sup Sirip Ikan Hiu?)

Ia menyampaikan hal tersebut ditambahkan dengan cerita-cerita tentang pengobatan China. Manfaat-manfaat dari kuliner sirip ikan hiu tersebut, lanjutnya semakin dipercaya.

Kuliner sirip ikan hiu sendiri telah ada sejak zaman kekaisaran China. Ia menyebut sup sirip ikan hiu berasal dari dapur kerajaan.

“Secara budaya, tidak ada arti khusus (dari sajian sup sirip ikan hiu). Secara kesehatan tidak ada manfaat khusus. Karena buat yg sanggup beli dan makan kala itu cuma kaisar. Ini telah ada ratusan tahun yg lalu,” jelas Chen kepada KompasTravel.

Ia menyampaikan lalu ada anggapan pada sajian makanan mencerminkan status sosial. Sirip ikan hiu sendiri adalah barang yg langka pada masa itu.

“Semakin langka ikannya, semakin memperlihatkan status sosialnya,” tambahnya.

Fakta terkait dengan manfaat kuliner sirip ikan hiu juga diungkap oleh Koordinator Konservasi Ikan Hiu dari Lembaga World Fund Indonesia, Dwi Ariyoga Gautama. Ia menyampaikan merkuri pada daging hiu milik akibat negatif.

“Kalau dari segi kesehatan, itu telah banyak rilis dari IPB (Institut Pertanian Bogor) dan juga BPOMG (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Memang merkuri ini dampaknya gak sesuatu beberapa tahun tetapi mulai pasti kelihatan,” jelas Yoga kepada KompasTravel seusai acara Diskusi Terbuka “Menghilangkan Hiu dari Menu” di Jakarta, Rabu (25/1/2017).


Sumber: Travel Kompas