Benarkah Jika Kita Berdarah Di Laut, Kita Akan Dikejar Hiu?

By | January 19, 2017

Karena banyak film bergenre ‘musibah’ yg ada di televisi, muncul mitos unik yg menyebutkan bahwa seandainya kalian sedang berenang di laut dahulu berdarah, hiu mulai langsung menciumnya dari kejauhan dan kalian dikejar.Namun benarkah hal tersebut? Mari kalian lihat dari sudut pandang ilmu pengetahuan.Dalam hal ini ternyata apa yg terjadi di film sangat dilebih-lebihkan. Jika kami berada di pantai dulu berdarah, ikan hiu tidak mulai mengarungi lautan cuma karena kaki kalian berdarah. Meski demikian, hiu milik penciuman yg cukup baik buat mendeteksi mangsa.Hiu milik porsi besar di otaknya buat indera penciuman. Penciuman darah ini juga sebenarnya bukan bagian yg fiktif dari mitos ini, karena hiu dapat mencium tetesan darah mangsa dengan perbandingan sesuatu tetes banding 10 milyar tetes. Dengan ini, ikan hui mampu mencium tetesan darah cuma pada jarak seluas kolam renang ukuran Olimpiade saja, tak dalam jarak yg sangat jauh.Lautan adalah area yg sangat-sangat luas, dan molekul bau dari darah tentu butuh waktu juga bagi melayang. Jadi saat ada mangsa, hiu mampu menciumnya pada jarak sekitar dua ratus meter saja, tak ratusan kilometer.Semoga bermanfaat.Baca juga:
Dianggap sesat oleh agama, 5 Ilmuwan besar ini hidup sengsara
Kalau Bumi datar, 7 fenomena sehari-hari ini tidak mulai terjadi
Simulasi ini tunjukkan rupa Bumi dalam 250 juta tahun mendatang!


Sumber: Merdeka