Begini Indahnya Musim Sakura Di Jepang

By | February 7, 2017

Bongarzonefuneralhome.us – Salah sesuatu momen yang paling ditunggu pada musim semi di Jepang adalah mekarnya bunga sakura (cherry blossom). Tahukah Anda, bunga sakura mekar cuma sekitar beberapa pekan dalam setahun.  Ini karena bunga sakura cuma tumbuh pada suhu tertentu.

Tentu saja wisatawan harus memanfaatkan momen mekarnya bunga nasional Jepang tersebut. Jadwal mekar bunga sakura di setiap kota pun berbeda-beda.

Lalu bagaimana sebenarnya suasana Jepang pada ketika bunga sakura bermekaran? KompasTravel pada tahun dulu sempat berkunjung ke dua kota di Jepang bagi menikmati keindahan bunga sakura. Seperti ini keindahan dari musim sakura di Jepang. Bersiaplah, karena musim sakura di Jepang mulai hadir sekitar bulan Maret-April mendatang.

Tokyo

Ibukota Jepang yg terletak di wilayah Kanto ini memang menjadi pusat berkumpulnya para wisatawan. Hal ini dikarenakan banyaknya penerbangan yg melewati Tokyo, sehingga banyak turis asing menjadikan Tokyo sebagai kota awal buat mengeksplorasi Jepang.

Tempat paling populer di Tokyo buat melihat mekarnya bunga sakura adalah Ueno Park. Ueno Park yaitu taman publik yg terletak di jantung Kota Tokyo. Di Ueno Park terdapat sekitar 1.000 pohon sakura yg biasanya mekar pada akhir Maret.

KOMPAS.COM/Alek Kurniawan Suasana Ueno Park ketika musim semi

Cara menuju Ueno Park terbilang gampang karena sangat dekat dengan JR Ueno Station. Anda tinggal keluar dari stasiun ini melalui ‘Park Exit’, kemudian Anda mulai segera disambut oleh bunga sakura yg bermekaran.

Takayama

Takayama yaitu sebuah kota yg terletak di Prefektur Gifu. Kota seluas wilayah 2.177,67 km persegi ini diapit oleh dua pegunungan, yg membuat tata letak kota ini sungguh indah.

Tak terkecuali pada ketika musim semi. Kota Takayama pada musim semi terus diserbu puluhan ribu wisatawan setiap tahunnya. Atraksi yg paling menonjol dari Takayama adalah bangunan-bangunan tua yg masih berdiri kokoh.

Tempat yg paling dituju wisatawan pada musim semi di Takayama adalah Nakabashi Bridge. Jembatan berwarna merah ini yaitu salah sesuatu ikon Kota Takayama. Jembatan ini tidak jarang dijadikan pusat acara dari berbagai festival, misalnya Festival Takayama.

KOMPAS.COM/Alek Kurniawan Keindahan kawasan Nakabashi Bridge di Takayam pada ketika bunga sakura bermekaran

Perpaduan pepohonan sakura yg tumbuh di pinggir sungai dengan jembatan merah ini kelihatan begitu fotogenik. Ditambah suara gemericik air sungai, membuat aktifitas hanami (melihat bunga sakura) terasa sangat syahdu.

Shirakawa-go

Shirakawa-go dan tetangganya Gokayama yg dilintasi Sungai Shogawa seakan menjadi magnet pariwisata baru Jepang. Wilayah pegunungan ini kelihatan begitu eksotis dengan rumah tradisionalnya yg bernama Gashho-zukuri.

Gassho-zukuri dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai ‘atap yg menyerupai telapak pada ketika berdoa’. Bentuk atap dari rumah Gashho-zukuri ini memang unik, yakni segitiga sama sisi.

Shirakawa-go memiliki pesona yg berbeda di setiap musimnya. Salah sesuatu musim yg terindah bagi menikmati alam Shirakawa-go adalah musim semi. Bunga sakura yg bermekaran seakan membuat suasana desa ini kelihatan anggun dengan balutan warna merah mudanya.

KOMPAS.COM/Alek Kurniawan Pemandangan Desa Shirakawa dibalut dengan bunga sakura

Akses menuju ‘negeri dongeng’ ini tak terlalu sulit. Wisatawan mampu memakai JR Tokaido shinkansen dari Stasiun Tokyo atau Osaka menuju Stasiun Nagoya, dulu melanjutkan perjalanan dengan JR Takayama Line menuju Stasiun Takayama dengan jarak tempuh beberapa jam. Setelah itu, naiklah Takayama-Nohi Bus menuju Shirakawa-go dengan lama perjalanan  sesuatu jam.  


Sumber: Travel Kompas