Begini Cara Imuwan Mengukur Pedasnya Cabai

By | March 2, 2017

JAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us — Rasa pedas yg ditimbulkan ketika makan cabai memiliki level yg berbeda. Tak cuma jumlah yg dikonsumsi, macam cabai juga sangat memengaruhi tingkat kepedasan. Di dunia ilmu pengetahuan, pedasnya cabai bisa diukur, bahkan memiliki satuan tersendiri.

“Sebenarnya ada beberapa cara bagi mengukur kepedasan cabai, cara pertama dengan kuantitatif, cara kedua dengan subyektif,” kata Bapak Teknologi Pangan Indonesia, FG Winarno, ketika ditemui KompasTravel, Rabu (1/3/2017).

Metode kuantitatif, lanjut Winarno, memakai alat khusus buat mengukur gelombang maksimum cabai. Hasilnya diukur menjadi kadar capsaicin atau zat kimia yg menimbulkan rasa pedas pada cabai. Satuan bagi mengukur kadar capsaicin ini adalah Part per Million (PPM) atau Part per Billion (PPB).

“Kalau subyektif, dikerjakan oleh ahli penyicip rasa yg telah terlatih. Kemudian diutarakan dalam satuan Scoville Heat Unit (SHU),” kata Winarno.

BACA: 7 Sambal Pedas dari Berbagai Negara

Cabai yg diperdagangkan di pasar internasional, menurut Winarno, harus mencapai ukuran minimal 480.000 SHU.

“Cabai rawit yg biasa itu 700.000 SHU. Tertinggi di dunia ada lebih dari sesuatu juta SHU, namanya ghost chili, dapat sampai tiga juta SHU juga,” jelas Winarno.

Ghost chili atau disebut juga ‘naga jolikia’ adalah cabai yg tumbuh di daerah timur laut India. Kata Winarno, ketika cabai ini dijual harus ada keterangan yg jelas, baik dari penjual maupun pembeli mengenai kepedasan cabai superpedas ini.


Sumber: Travel Kompas