Bali Ingin Dikenal Sebagai Destinasi “Wedding” Untuk Turis Arab Saudi

By | February 24, 2017

JAKARTA, Bongarzonefuneralhome.us – Bali diharapkan mampu dikenal sebagai destinasi pernikahan bagi turis dari Timur Tengah khususnya Arab Saudi pasca kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud pada bulan Maret mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau akrab disapa Cok Ace.

“Kita sih harapkan buat namanya dikenal (sebagai) wedding destinasi. Itu kami harapkan setelah kunjungan Raja Arab Saudi ke Bali,” kata Cok Ace ketika dihubungi KompasTravel, Kamis (23/2/2017).

(BACA: Liburan Raja Arab Saudi ke Bali Naikkan Kunjungan Turis Timteng)

Ia menambahkan turis Arab Saudi dapat pergi ke Bali buat merayakan pernikahan. Cok Ace menyampaikan Bali memiliki tempat-tempat yg cocok buat turis Arab Saudi merayakan pernikahan.

“Kita milik pemandangan dan venue pernikahan. Kita ada varian misalnya di pesisir. Kita ada di Kerobokan, Legian, Jimbaran,” jelasnya.

(BACA: 20 Destinasi Bulan Madu Idaman, Bali Salah Satunya)

Menurut Cok Ace, tren perayaan pernikahan di Bali telah dirasakan sejak empat tahun yg lalu. Hingga ketika ini, turis dari India, Australia, China, dan Singapura banyak yg mengadakan pesta pernikahan di Bali.

“Tren ikonik Bali itu ‘Island of Love’. Itu karena cerita ‘Eat, Pray, and Love’. Eat-nya di Italia, pray-nya di India, dan love-nya di Bali. Jadi seandainya ingin menjalin cinta maka datanglah ke Bali,” ujar Cok Ace.

KOMPAS/RIZA FATHONI Turis menikmati wisata alam Ceking di kawasan Ubud, Gianyar, yg terkenal dengan pemandangan sawah bertingkat (terasering), Minggu (7/8/2016).

Seperti diberitakan sebelumnya, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud mulai membawa rombongan besar ketika berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan, rombongan yg ikut serta mencapai 1.500 orang, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran.

Kedatangan Raja Salman ke Indonesia terkait rapat kedua negara buat membahas sejumlah topik.

Topik yg mulai dibahas dalam rapat kenegaraan itu antara yang lain penambahan kuota jemaah haji, peningkatan wisatawan Timur Tengah ke Indonesia, hingga perlindungan warga negara Indonesia yg bermukim di Arab.

Raja Salman dan rombongan dikabarkan mulai berlibur ke Bali dari tanggal 4 hingga 9 Maret 2017. Namun, status rombongan di Bali bukan lagi tamu negara, melainkan wisatawan biasa.


Sumber: Travel Kompas