Apa Pentingnya ASEAN Tourism Forum Bagi Pariwisata Indonesia?

By | January 18, 2017

SINGAPURA, Bongarzonefuneralhome.us – ASEAN Tourism Forum (ATF) 2017 yg digelar di Singapura membahas Asia Tenggara sebagai kesatuan destinasi wisata. ATF 2017 juga dinilai berperan strategis dan menguntungkan buat industri pariwisata Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya jelang penyelenggaraan Travel Excahange (Travex) di sela-sela ATF 2017 di Singapura.

“ATF, gambar besarnya Visit ASEAN @50 ASEAN as single destination. Benefit Indonesia di forum itu? Satu, single destination itu buat menutup kelemahan air connectivity ke Indonesia, dengan menjadikan Singapura transportation hub,” jelas Arief kepada KompasTravel, Selasa (17/1/2017).

Dengan strategi Singapura sebagai transportation hub, menurut Arief cara tersebut mampu menjawab persoalan konektivitas ke Indonesia dalam jangka pendek.

“Kita kurang 4 juta seats tahun 2017. ATF dapat jadi solusi. Crossborder juga dapat diangkat sebagai tema di Singapura,” tambahnya.

BACA JUGA: Pariwisata Thailand Unggul di ASEAN, Indonesia Berusaha Menyusul

Menurutnya, ASEAN sebagai destinasi wisata bersama makin memperkuat posisi Indonesia yg unggul di sisi potensi budaya dan alam. Ia menganggap Indonesia diuntungkan ketika promosi bersama karena destinasi wisata yg lebih bagus.

“Ini bagi promosi (pariwisata Indonesia). Ketiga, kami gunakan strategi kooperatif dalam bermitra dengan ASEAN, berbagi peran, masing-masing negara milik kelemahan dan kelebihan,” jelas Arief.

Kemitraan Indonesia dengan negara-negara ASEAN dalam promosi pariwisata bukan tanpa sebab. Arief beralasan Indonesia belum cukup kuat buat berdikari dalam hal promosi pariwisata.

“Juga (untuk) menghormati ASEAN Community. Keempat, (ATF berguna untuk) promosi investasi pariwisata Indonesia,” jelasnya.

BACA JUGA: Pameran Keramik Kontemporer Terbesar Se-ASEAN Digelar di Jakarta

ATF yaitu usaha regional buat mempromosikan kawasan ASEAN sebagai sesuatu destinasi wisata. Ajang tahunan ini melibatkan seluruh sektor industri pariwisata dari 10 negara anggota ASEAN merupakan Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam ditambah tiga negara di Asia yakni China, India, dan Korea.

ATF 2017 secara digelar pada 16-20 Januari di Singapura. Tema ATF 2017 merupakan “Shaping Our Tourism Journey Together” sekaligus juga merayakan ulang tahun ASEAN yg ke-50 dengan mengkampanyekan “Visit [email protected]: Golden Celebrations”.

Kementerian Pariwisata dalam ATF 2017 berencana menghadiri ASEANTA Board Meeting yg mulai dilaksanakan pada tanggal 18 Januari 2017 pukul 9.30 – 17.00 di Orchard Room, Excelsior Tower Level L, Peninsula Excelsior Hotel Singapore, melanjutkan ASEANTA Board Meeting pada 27 November 2016 dahulu di Lotte Seoul Hotel.

ASEANTA Board Meeting antara yang lain mulai membahas Visit [email protected], President ASEANTA, dan ASEANTA Excellence Awards 2017.


Sumber: Travel Kompas