Al Meroz, Hotel Halal Pertama Di Bangkok Resmi Dibuka

By | February 15, 2017

BANGKOK, Bongarzonefuneralhome.us – Thailand akhirnya milik hotel halal. Hal itu ditandai dengan dibukanya Hotel Al Meroz lewat acara grand opening di Ramkhamhaeng, Bangkok, Sabtu (11/2/2017).

Namun, di Hotel Al Meroz, pasangan yg hendak menginap tidak perlu memperlihatkan surat nikah sebagaimana halnya hotel halal di Indonesia.

Ya, sebagaimana hotel halal di Thailand, Al Meroz cuma menjamin ketersediaan makanan, minuman, dan fasilitas yg diperbolehkan dalam Islam.

(BACA: Bangkok, Destinasi Termurah buat Liburan Akhir Tahun di Asia)

Hotel bintang empat ini memiliki 242 kamar dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti ruang pertemuan, ruang rapat, kolam renang di atap hotel, gym, dan sebagainya.

Al Meroz dalam bahasa Arab artinya warisan atau pusaka.

Dokumen TS Family Group Al Meroz Hotel diklaim sebagai hotel halal pertama di Bangkok, dan Thailand.

Nama itu dipilih buat menghadirkan jejak Islam dalam dunia wisata, lengkap dengan tata cara Islam, namun hadir dengan fasilitas yg mengesankan buat tamu Muslim dan non Muslim.

“Ini hotel yg unik dalam sejarah pariwisata Thailand. Tentunya kehadiran hotel ini mulai berperan besar dalam menolong otoritas pariwisata Thailand,” ujar Presiden dan CEO Hotel Al Meroz, Rausak Mulsap dalam acara pembukaan Hotel Al Meroz.

(BACA: Rute Bandung-Bangkok Diharapkan Mulai 2017)

Ia menambahkan, keberadaan Hotel Al Meroz di Thailand juga menolong negara-negara ASEAN dalam mewujudkan visi bersama yakni sesuatu visi, sesuatu identitas, dan sesuatu komunitas.

Untuk mencapai integrasi di antara sepuluh negara ASEAN, terutama dalam hal ekonomi dan kebudayaan, Rausak menyatakan Thailand bersiap menjadi salah sesuatu pusat area integrasi tersebut.

Hal itu dibuktikan dengan tingginya kunjungan turis dari negara tetangga yg notabene mayoritas penduduk Muslim seperti Malaysia, Indonesia, dan Brunei.

Dokumen TS Family Group Tipikal kamar Al Meroz Hotel.

Selain itu, dua negara Islam lainnya seperti Pakistan, Bangladesh, dan negara-negara di Timur Tengah juga diharapkan akan merasakan keterbukaan masyarakat Thailand terhadap umat Islam dengan hadirnya Al Meroz.

“Kami bangga dapat mewujudkan harapan Raja Thailand agar seluruh etnis yg terdiri dari berbagai jenis kultur dapat hidup bersama dalam kedamaian dan harmoni. Sebanyak 60 persen staf kita Muslim. Kami pun saling berbagi dan bekerja sama dengan yg non Muslim,” kata Rausak.


Sumber: Travel Kompas