Air Terjun Gedad, Destinasi Wisata Alam Terbaru Di Gunungkidul

By | February 28, 2017

GUNUNGKIDUL, Bongarzonefuneralhome.us – Kabupaten Gunungkidul memang memiliki potensi wisata alam yg luar biasa. Tempat-tempat wisata baru bermunculan di salah sesuatu kabupaten di sisi selatan Yogyakarta itu.

Air Terjun Gedad atau kerap disebut ATG oleh masyarakat sekitar, yaitu salah sesuatu wisata baru di Dusun Gedad Banyusoco Playen, Gunungkidul.

Wisata air terjun tersebut akan dibuka oleh Karang Taruna Dusun Gedad pada Desember 2016. Walau terhitung baru, tapi pengunjung Air Terjun Gedad selalu berdatangan setiap hari. Bahkan seandainya hari libur tempat tersebut penuh sesak oleh pengunjung.

Bahkan wisatawan mancanegara yang berasal Korea juga disebut sudah mengunjungi tempat tersebut.

Menurut cerita Sahid, salah seorang warga yg tinggal dekat tempat tersebut, Air Terjun Gedad dulunya ditemukan oleh seorang kiai bernama Abu Dardak.

“Kiai Abu Dardak yg menemukan Air Terjun Gedad tersebut. Ia menggali tanah di Gunung Nggrunggung dan membuka aliran air bawah tanah, dulu mengalirkannya ke Dusun Gedad ini melewati tebing-tebing pegunungan, dan salah satunya jadilah air terjun Gedad ini,” ujarnya.

Dari jalan beraspal, dengan berkendara pengunjung mulai memasuki wilayah jalan kecil bebatuan dengan permukaan yg tak rata sejauh 300 meter.

Parkir kendaraan di rumah warga membuat pengunjung harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 50 meter buat sampai lokasi air terjun.

Jalanan desa berupa batuan kapur, menjadi medan yg harus ditempuh ketika berjalan kaki.

TRIBUN JOGJA/GILANG SATMAKA Air Terjun Gedad di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Pepohonan rindang yg tinggi menjulang, menjadi pemandangan khas pedesaan ketika menuju lokasi air terjun.

Di kiri dan kanan jalan, pengunjung juga mulai melihat para pedagang yg coba mencari peruntungan atas dibukanya Air Terjun Gedad tersebut.

Berbagai jenis makanan dan minuman ditawarkan para pedagang ketika menyusuri jalan pedesaan tersebut.

Sesampainya di lokasi pengunjung mulai melihat sebuah air terjun yg kecil dan cuma nampak pancuran seperti di sungai.

Tetapi tunggu dulu, bukan itu Air Terjun Gedad yg dimaksud. Air Terjun Gedad yg terkenal itu berada di balik tebing kapur, tepatnya setelah melewati jalan menurun di sebelah kiri air terjun abal-abal tadi.

Sesampainya di lokasi Air Terjun Gedad, pengunjung mulai disuguhi panorama alam yg menawan.

Sebuah air terjun yg jernih dan bersih dari perbukitan kapur, serta derasnya aliran air terjun yg menghantam bebatuan yg besar, membuat air terpecah bak kilauan cahaya.

Jembatan-jembatan dari kayu dan bambu serta pohon-pohon Kelapa yg tinggi menjulang, tidak mengurangi eksotis lokasi air terjun tersebut.

Di atas air terjun Gedad terdapat sebuah pesantren peninggalan kiyai Dardak, sekarang pesantren tersebut diurus oleh anaknya. Keindahan panorama alam air terjun Gedad dapat memukau para wisatawan.

TRIBUN JOGJA/GILANG SATMAKA Air Terjun Gedad di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

“Apalagi tiga pekan belakangan ini, pengunjung selalu berdatangan dari seluruh daerah,” imbuh Sahid, sambil tertawa.

Hingga ketika ini Air Terjun Gedad selalu dikelola sendiri oleh pemuda-pemuda di desa tersebut.

Papan-papan penunjuk arah pun akan digarap, agar wisatawan tak kebingungan ketika mulai menuju ke tempat wisata air terjun tersebut.

Untuk menikmati pesona alam Air Terjun Gedad, pengunjung harus membeli tiket masuk sebesar Rp 5.000 yg telah termasuk parkir kendaraan. (Tribun Jogja)

Sumber: Travel Kompas