5.000 Lampion Meriahkan Tahun Baru Imlek Di Kota Solo

By | January 18, 2017

SOLO, Bongarzonefuneralhome.us – Sebanyak 5.000 lampion mulai memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Solo, Jawa Tengah. Selain ribuan lampion, panitia juga menyiapkan sejumlah acara yg menyuarakan pluralisme dan toleransi antar-sesama.

Perayaan Tahun Baru Imlek 2568 atau Tahun Baru China 2017 di Kota Solo mulai menampilkan sejumlah kemeriahan. Sebanyak 5.000 lampion warna merah khas Imlek mulai menerangi jalan di depan Pasar Gede, Solo.

Gapura raksasa di jalan antara Balaikota dan Pasar Gede mulai menghiasai selama perayaan Imlek di Solo. Lokasi Pasar Gede mulai menjadi pusat acara Imlek di Solo.

(BACA: 9 Makanan di Menu Imlek dan Maknanya…)

Menurut Ketua Panitia Bersama Solo Imlek 2568, Sumartono Hadinoto, jumlah lampion yg dipasang di sekitar Pasar Gede ada 5.000 lampion.

“Tahun ini lebih banyak lampion dari tahun kemarin yg cuma 3.000. Selain itu, panitia juga menggandeng sejumlah pihak seperti pedagang kaki lima (PKL), Indonesia Marketing Association (IMA), maskapai Garuda Indonesia dan tentunya warga Solo,” katanya, Selasa (17/1/2017).

“Kita ingin tak cuma meriah saja, tetapi acara tersebut juga mampu berdampak buat ekonom masyarakat Solo dan sekitarnya,” sambung Sumartono.

(BACA: Panduan Lengkap Menyantap Yu Sheng Saat Rayakan Imlek)

Selain itu, buat memeriahkan Imlek, warga Pecinan di Kampung Sudiroprajan menggelar acara Grebeg Sudiro. Grebeg tersebut menjadi simbol keberagaman dalam budaya antara Jawa dan Tionghoa.

“Wujud keberagaman merupakan kirab budaya. Puluhan tahun silam warga di Sudiroprajan baik etnis Tionghoa dan Jawa mampu hidup berdampingan. Dalam kirab nanti mulai diusung beberapa gunungan yg terbuat dari kue keranjang dipadukan dengan makanan tradisioinal Jawa seperti onde onde, apem dan sayur mayur,” kata Sumartono.


Sumber: Travel Kompas