4 Fakta Seram Kiamat Yang Punahkan Dinosaurus, Bumi ‘mati’ 30 Tahun!

By | January 23, 2017

Di 66 juta tahun yg lalu, Bumi pernah mengalami ‘kiamat,’ di mana asteroid besar menghantam Bumi dan menghabiskan semua spesies Dinosaurus. Mengapa disebut sebagai kiamat seakan-akan itu adalah akhir dari dunia?Karena memang keadaannya sangat buruk, hingga Bumi seakan-akan mati. Seburuk apakah? Berikut 4 fakta di balik kiamat tersebut.1. Temperatur Bumi turun di bawah titik beku selama 3 tahunPasca asteroid besar tersebut menghantam Bumi, sinar matahari terhalau masuknya ke Bumi karena tetesan asam sulfur yg berasal dari asteroid tersebut seakan membuat benteng di atmosfer Bumi. Suhu Bumi secara global turun hingga kehidupan laut pun seluruh mati.Keadaan ini terjadi selama sekitar 3 tahun, di mana temperatur global di Bumi turun lebih dari 26 derajat celcius hingga berada di bawah titik beku.2. Bumi diselimuti es, bahkan di area tropisKeadaan Bumi jauh menjadi lebih buruk karena tidak ada cahaya matahari. Hal ini membuat Bumi diselimuti es. Bahkan di daerah tropis, temperatur menurun dari rata-rata 27 derajat celcius, jadi cuma 5 derajat celcius.3. Ekosistem laut dan sekitarnya hilangAir laut yg mendingin dan terkadang membeku, tentu membuat massa macam air tersebut lebih padat. Ketika seringkali massa air dingin tenggelam ke dasar, air hangat dari lapisan laut yg lebih dalam naik ke permukaan. Hal ini membawa nutrisi yg kemungkinan menyebabkan ganggang beracun tumbuh dengan subur.Substansi beracun yg diproduksinya membuat ekosistem laut terguncang. Selain itu, banyak sekali makhluk hidup yg menggantungkan hidup pada ekosistem laut pun juga terguncang.4. Butuh waktu 30 tahun buat Bumi buat kembali normalPendinginan dalam jangka waktu panjang ini disebabkan oleh aerosol sulfat. Hal inilah yg membuat dinosaurus punah, ekosistem mati dan Bumi seakan-akan kiamat. Sebelumnya diprediksi bahwa debu asteroid lah yg membuat membuat Bumi jadi tempat dingin namun gersang, namun debu ini cuma berlangsung sebentar seandainya mengacu pada penelitian para ilmuwan.Untuk aerosol sulfat ini hilang dari atmosfer Bumi, dan membuat sesuatu persatu flora tumbuh secara perlahan dan membentuk ekosistem baru, Bumi membutuhkan waktu selama 30 tahun. Dalam jangka waktu tersebut, iklim Bumi sudah kembali normal.Hal ini memamerkan bahwa Bumi sebenarnya rentan. Lingkungan Bumi sangat gampang berubah cuma karena kecelakaan seperti asteroid tersebut.Baca juga:
Seram, ini 8 makhluk hidup yg berhasil ditelan mentah oleh hiu
Berhasil ditepis sains, ini 6 mitos sesat yg dipercaya orang purba
Benarkah seandainya kalian berdarah di laut, kami mulai dikejar hiu?
Dianggap sesat oleh agama, 5 Ilmuwan besar ini hidup sengsara
Kalau Bumi datar, 7 fenomena sehari-hari ini tidak mulai terjadi


Sumber: Merdeka